Akhir pekan ini, Persiba Bantul harus menjalanai ‘away’ berat di Stadion Demang Lehman, kandang tim pemuncak klasemen ISC (seri B) grup 5, Martapura FC. Di atas kertas, Slamet Widodo dkk bakal sulit menandingi kekuatan klub asal Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. Namun, pelatih Sajuri Syahid tak ingin anak asuhnya kalah sebelum bertanding.

“Secara realistis jelas kami kalah kualitas, tapi dalam sepak bola semua bisa saja terjadi, tinggal bagaimana anak-anak menjalankan instruksi,” papar pelatih ber-lisensi A Nasional ini.

Martapura FC dibawah kendali ‘coach’ Frans Sinatra memang tengah menggila terlebih bila main di kandang. Sedang Aidil Bogel menjadi pemain yang harus diwaspadai barisan pertahanan Lasulta. Striker bernomer punggung 7 ini, tipikalnya mirip Sarjono, cepat, lincah, finishing-nya tajam walau kerap sebagai ‘super sub’.

 

Guna meredam Laskar Sultan Adam, julukan lain Martapura FC, strategi bertahan kembali dipilih Sajuri meski riskan kebobolan. “Pilihan pemain terbatas, sebisa mungkin jangan membuat kesalahan mendasar (sepele) di area penalti. Dan setiap ada  ‘counter attack’  maupun bola-bola mati, Johan Manaji  harus bisa memaksimalkan kesempatan,” tegasnya. Harus diakui, penampilan pemain klub lokal Melati Muda ini terbilang cemerlang, disaat Persiba Bantul tengah puasa kemenangan.