Menyandang status tuan rumah saja tampaknya belum cukup bagi tim berjuluk Lasulta untuk mengakhiri puasa kemenangan di ajang ISC seri B. Meski mendominasi permainan di babak kedua, gawang PSBI yang dikawal Setyo Nugroho tak juga bobol oleh gempuran Dharmawan Effendi cs. Alhasil, laga penutup putaran pertama grup 5 di Stadion Sultan Agung Bantul, Sabtu (16/7) sore berkesudahan 0-0.

Absen-nya salah satu pilar lini tengah tuan rumah, Sadam Sudarma, tampaknya berpengaruh dalam membongkar pertahanan PSBI Blitar yang dihuni Taufik Angga dkk. Hanya bertumpu pada Johan Manaji, suplai bola matang jarang ditemui duet Dharmawan-Ghulam.

Memasuki interval kedua, Persiba tampil lebih dominan. Masuknya super-sub Sarjono menambah tekanan ke pertahanan tim berjuluk ‘Singo Lodro’. Di menit 53, free kick Dhani harus susah payah ditepis penjaga gawang PSBI. Selang 5 menit giliran ‘Hama’ yang nyaris membobol jala Setyo Nugroho. Peluang terakhir didapat Sarjono mendekati waktu normal usai, namun sepakan ‘first time’ nya hanya tipis diatas mistar gawang.

Asisten pelatih Persiba Bantul, M Arifin, saat jumpa pers mengakui hasil imbang sudah maksimal, meski manajemen menargetkan 3 poin. “Cideranya beberapa pemain dan fisik yang belum prima masih menjadi kendala (untuk menang) ,” sebutnya ketika ditanya awak media. Belum adanya tambahan striker ‘jadi’ sebagai peneman Dharmawan di lini depan, dinilai sebagai salah satu faktor ¬†sulitnya mendulang kemenangan. Tambahan 1 poin sore tadi belum mampu mengerek Persiba dari dasar klasemen grup 5 ¬†ISC seri B tahun 2016.