Persiba Bantul mengalami krisis pemain depan di gelaran ISC B lalu. Bahkan pencetak gol terbanyak Persiba justru Johan yang berposisi gelandang. Putaran kedua turnamen tersebut, Persiba sempat mendatangkan dua striker sekaligus, yakni Uko Wahyu & Syaiful Aris. Nama pertama hilang, namun nama kedua masih menyimpan rasa penasaran. Efek Aris terasa di pertandingan pertama debutnya kala itu saat tandang. Aris langsung mencetak dua gol di Madiun. Daya juangnya di lapangan menjadi nilai plus.

Kini nampaknya tugas Aris di Persiba akan lebih berat, karena sosoknya yang dijadikan ujung tombak alias ‘big man’. Sebagai target man, Aris mengaku tak begitu kesulitan menyesuaikan. Berbeda dengan posisinya yang bisa dikatakan bebas bergerak di ISC lalu.

“Asal di lini depan, tugas striker mencetak gol. Semoga bisa menjawab kepercayaan” ujar pemuda kelahiran Jepara 23 tahun silam.

Aris mengawali karir di Putra Sabilan Jepara, dan melanjutkan petualangan di beberapa klub sebut saja, Persat Tempel, Sleman United, Persikaba Blora hingga Persak Kebumen. Diakuinya kembali menerima pinangan Persiba bukan hal yang sulit. Persiba dihuni pemain-pemain muda dan tentu saja kawan-kawan lawas yang tak asing baginya. Top Skor Porda pada 2014 ini optimis, dengan kekuatan yang lebih baik sekarang Persiba akan melangkah lebih jauh. Efek kedatangan pelatih baru juga membawa perbedaan.

“Dia menekankan setiap pemain mempunyai kemampuan kelebihan berbeda. Dia juga tidak membedakan antar pemain”

Kedatangan pemain depan lain seperti Nunung dan Awaludin tak jadi masalah. Atsmosfer persaingan positif justru akan membuat kualitas tim meningkat.

“Udin (Awaludin-red-) lihai saat giring, Nunung juga oke banget kok, tapi ya harus siap” katanya sembari tersenyum melirik Nunung bercanda.

Ada hal unik dari alumnus GDTC (Gendut Dony Training Camp) ini, Aris enggan begitu saja memberi jersey tiap tim yang ia bela kepada orang lain. Setiap tim yang dibela, pasti dia simpan sebagai album perjalanan karir. Salah satu jersey yang spesial adalah jersey Persiba yang dibingkainya di dinding rumah. Lantas kenapa jersey Persiba Bantul yang dibingkainya?

“Persiba Bantul ini tim besar menurut saya, bangga jadi bagian tim ini, salah satunya bisa mencetak gol-gol musim lalu” pungkasnya.

Mari kita tunggu talenta penggemar Shevchenko ini. Selamat datang kembali di keluarga Persiba Bantul ris!