Musim lalu, pemain ini tampil di seluruh pertandingan ISC B. Sebuah pengalaman baru ketika dia memerankan banyak posisi dalam sebuah turnamen singkat. Debut bersama tim profesional diawali bersama Persiba Bantul menjadi kebanggaan baginya.

“usia saya masih sangat muda, diinginkan Persiba tentu menarik” ujarnya musim lalu ketika berusia 18 tahun.

Erdin Pratama, pemuda kelahiran Bantul ini menjadi tulang punggung baru Laskar Sultan Agung.

Erdin memulai karir di Klub lokal di bawah naungan Kompetisi Bantul, Pors Segoroyoso. Karirnya berkembang cukup pesat ketika menjadi anggota skuad Popwil pada 2014. Pada 2015 pun namanya masuk dalam skuad Pra Pon DIY. Setelah step by step dilalui, Erdin diincar beberapa klub salah satunya PSIM Yogyakarta yang mendapat rekomendasi dari Seto, eks pelatihnya di jenjang Pra Pon. Namun akhirnya Erdin lebih memilih membela Persiba Bantul di gelaran ISC B musim lalu.

Musim ini menjadi musim pertamanya menjalani debut di liga resmi PSSI. Erdin tak menampik hasratnya yang begitu menggebu menunggu Liga bergulir.

“saya anggap kegagalan ISC sebagai pemanasan. Kini saya harap kita bangkit” imbuhnya.

Seperti kita ketahui, Erdin sering mengemban beberapa posisi, dia akrab di winger kanan serta mengisi pos bek kanan. Di era Purwanto Suwondo, Erdin ‘disulap’ menjadi kreator serangan yang ditempatkan di belakang Nunung. Posisinya membuatnya leluasa mengeluarkan kreasi. Kini, satu post starting eleven nampaknya sudah digenggam pemuda yang mengidolakan Leo Messi.

“Anak ini punya potensi sebagai gelandang serang. Ya, nanti teman-teman (pendukung) yang menilai” dikutip dari Purwanto via Persiba.net

Seperti membalas komentar Coach, Erdin mengungkapkan akan bertanggung jawab membalas kepercayaan.

“Di tangan pelatih sekarang pemain lebih percaya diri, disuruh mengeluarkan kemampuan terbaik. Selalu memotivasi di pinggir lapangan”

Sebagai pesepakbola yang membela tanah kelahiran, Erdin mengajak adik-adik di Bantul untuk tak ragu mematangkan bakatnya agar kelak bisa mencicipi tampil bersama Persiba.

“Ya harus percaya diri, semua profesional, tenaga berpengalaman dari pemain luar daerah juga selalu bertukar ilmu. Jangan sia-siakan kesempatan”

Erdin pun berharap suporter maupun pandemen Persiba kembali memadati Stadion Sultan Agung. Liga hanya akan tinggal menghitung hari, mari kita genapi semangat-semangat tak pernah lelah dari Erdin Pratama dan kawan-kawan.