Hari Minggu (14/5) akan menjadi hari bersejarah bagi Persiba Bantul serta calon lawannya, Sragen FC. Pasalnya, inilah pertemuan kali pertama kedua kesebelasan di even resmi kompetisi PSSI. Sragen FC sebenarnya lahir dari pembelian saham klub divisi utama, Laga asal kota Batu, Malang, Jawa Timur. Dengan Mahar 5 Milyar, sang pemilik baru, Indika Wijaya Kusuma yang merupakan putra asli Sragen, berhasil merealisasikan mimpinya untuk memiliki klub sepakbola sendiri.

Setelah urusan pelatih rampung, dengan menggamit Coach Jaya Hartono (sebagai fans sepakbola Indonesia tentu tahu siapa yang membuat Persik Kediri berjaya beberapa tahun silam). Satu persatu pemain alumni ISL Serta ISC memperkuat tim yang berlogo ‘Gajah Purba’. Ada Lucki Wahyu (eks Barito Putra) Andi Setiawan (eks kiper Persiba Bantul) Jodi Kurniadi (eks striker PSS Sleman) serta Andrid Wibawa (eks striker Persis Solo).

Hasilnya, kesebelasan dengan jersey oranye ini, meraih 1 kali menang, 2 kali kalah. Bandingkan dengan tim kebanggaan warga Bantul. Bahkan Persis Solo maupun PSIS Semarang, harus berjuang mati-matian untuk meraih 3 poin dari Sragen FC. Satu lagi, lini belakang Persiba wajib menjaga ketat Andrid Wibawa, striker ber nomer punggung 21 yang telah mengemas 2 gol.

Namun jelang ‘fisrt war’ melawan Lasulta, pelatih Jaya Hartono dipusingkan dengan absennya kiper Andi Setiawan yang terkena sanksi 4 kali dilarang bermain oleh komdis PSSI. Selain itu, laga minggu besok harus di ungsikan ke Stadion Ketonggo Ngawi. Di kubu Persiba, ‘gaffer’ Purwanto Suwondo harus bisa memilih pengganti sang kapten Slamet Widodo yang masih menepi akibat dislokasi bahu. “Saya sudah siapkan M Arief serta Panji Susanto, tinggal kita lihat siapa yang siap,” sebut Coach Purwanto di sela-sela latihan rutin. Untuk skema permainan dirinya besar kemungkinan kembali ke 4-4-2. Di singgung mengenai target di partai away nanti, mantan striker Timnas tahun 90’an tersebut berharap anak asuhnya bisa meraih poin. “Semoga tidak ada faktor non teknis yang mengganggu,” pungkasnya.