Musim ini benar-benar musim terburuk dalam 50 tahun sejak klub kebanggaan warga Bantul berdiri. Genap di usia emas, prestasi mantan juara Divisi Utama 2011 kali ini sangat memelas. Bergabung di grup 3 kompetisi Liga 2 PSSI tahun 2017, tim yang di manajeri Endro S, belum pernah sekalipun merasakan kemenangan di 14 laga penyisihan grup !.

Di pertandingan terakhhir hari Senin (11/9)  giliran tim berjuluk Mahesa Jenar  yang mengandaskan mimpi meraih 3 poin pertama tuan rumah, dengan skor 1-2. Alhasil, posisi juru kunci berhasil dipertahankan Slamet Widodo cs sejak pertandingan pertama grup 3.

Sempat optimis menahan imbang 1-1 di 45 pertama  lewat sepakan melengkung Johan Manaji semenit jelang wasit meniup tanda turun minum. Tim tamu PSIS Semarang kembali leading di menit 60 usai eksekusi 12 pas M Ridwan mengecoh kiper Persiba, Ahmad Arya.  Meski memasukan pemain pengganti, anak asuh Hidayat tetap gagal menyamakan skor hingga bubaran.

“Kecewa jelas, kalo dari segi hasil. Tapi saya masih mengapresiasi anak-anak yang tetap berjuang maksimal meskipun hasilnya tidak sesuai harapan,” keluh coach Persiba, M Hidayat. Dirinya juga mengakui, betapa sulitnya mengangkat moral tim yang sudah terpuruk sejak dirinya masuk menggantikan Purwanto Suwondo. Harus banyak berbenah dari segi kualitas pemain, itupun jika manajemen Persiba masih berminat menggunakan jasanya, imbuh mantan pemain PS Gama Jogja tersebut.