persiba.net

Website Resmi Persiba Bantul

Posts Categorized / Liga 2

Kembali, Persipur Tundukan Persiba

- No Comments -

Bermain di kandang bukan jaminan untuk menang. Terbukti tim asuhan pelatih baru asal Kudus, Hidayat, gagal meraih 3 poin untuk kali pertama. Kegagalan meraih kemenangan hingga pekan ke 12 Liga 2 grup 4, membuat Persiba nyaman di posisi paling bawah dengan mengemas 4 poin.

Turun dengan motivasi tinggi dihadapan suporter sendiri di Stadion Sultan Agung Bantul, Sabtu (19/8)  Rian Wahyu cs mencoba bermain taktis. Namun dari serangan balik di menit 26, tendangan keras striker Persipur, Albeta Dewangga mampu mengoyak gawang  Fuad.  Kecolongan 1 gol membuat Awalludin makin gencar melakukan penetrasi ke kubu tim asal Grobogan tersebut. Namun hingga wasit meniup peluit panjang, tuan rumah gagal mencetak gol.

“Anda sudah lihat sendiri, kami punya banyak peluang terutama di babak kedua, tapi memang penyelesain akhir jadi masalah utama,” ucap Hidayat, pelatih Persiba. Dengan 2 sisa laga, yakni kontra PSIS  serta Persipon, akankah Juara Divisi Utama tahun 2011 mampu meraih kemenangan ?.

Andrid Wibawa Antar Persiba ke Liga 3

- No Comments -

Tragis !

Mantan juara Divisi Utama tahun 2011 serta eks kontestan ISL musim 2013, Persiba Bantul harus turun kasta ke Liga 3 musim depan. Kekalahan 0-1 dari tim tamu, Sragen FC  di Stadion Sultan Agung Bantul, Kamis (10/8) membuat sisa 3 pertandingan selanjutnya menjadi tidak berarti. Terlepas semisal mampu maraih 3 kemenangan terakhir, poin maksimal 13  tetap tak akan menolong Johan Manaji dkk bertahan di Liga 2.

Meladeni klub berjuluk ‘Gajah Purba’ besutan mantan kapten Persiba Bantul Kahudi Wahyu, tuan rumah Lasulta gagal menampilkan performa terbaiknya.  Perubahan line up pemain dengan hadirnya kiper baru, Riya serta striker Kurnia, masih belum mampu mencetak gol. Justru tim tamulah lewat sontekan Andrid Wibawa yang sukses mencuri 3 angka di Stadion Sultan Agung Bantul. Gol tunggal mantan pemain Persis Solo tersebut sudah cukup membuat Johan Manaji dkk turun kasta ke Liga 3 musim depan.

  • Sebuah kado yang teramat pahit mengingat tahun 2017 ini, Persiba Bantul akan merayakan usia emas-nya. Inilah buah pahit dari kegagalan manajemen sebuah tim dalam tata kelola klub di era profesional. Degradasi.

 

 

 

 

‘Tragedi 3G’ di Purwodadi

- No Comments -

Begitu wasit Mansyur mengakhiri laga di Stadion Krida Bakti, Purwodadi, Grobogan, Minggu (21/5) ratusan suporter Persiba yang tergabung dalam wadah Paserbumi langsung bereaksi keras kepada Manajemen dan pelatih Purwanto Suwondo. Ketidakpuasan akan performa Lasulta ditutup dengan aksi boikot  tanpa kumandang ‘anthem’ Kau Mampu seusai pertandingan. Bahkan 2 ‘pentholan’ Paserbumi, Jhon Hendrix serta Mas Minyak, tak kuasa menyembunyikan kekecewaannya.

 

Sore tadi, coach Purwanto memenuhi janjinya dengan memainkan 2 striker Nunung DC serta Ahmad Junaidi. Ditengah, Johan Manaji  dibantu Ginandaru, Reja Putra plus gelandang bertahan Wahudi. Sedangkan ‘four back’ dipercayakan pada Kapten tim, Slamet Widodo, Sutsuga, Panji Susanto dan Susatria Nova. Hasilnya terbilang lumayan, masih mampu menahan gempuran tuan rumah hingga 1 jam pertandingan. Ditambah kiper Putut yang beberapa kali sukses memblok peluang emas Laskar Petir.

Namun 10 menit terakhir jelang laga liga 2 di grup 4 berakhir, gawang Persiba menjadi lumbung gol Persipur. Diawali tendangan bebas Yanto Kawer di menit 83 yang mengecoh Putut, Albebta Dewangga Santosa, gelandang Persipur, menggandakan keunggulan tuan rumah di menit 86. Pesta ‘tri gol’ (3G) anak asuh Wahyu Teguh ditutup oleh striker Roberto Sauyi pada menit 90+1.

 

Saat konferensi press, Persiba Bantul diwakili asisten pelatih, M Sambudiana, mengaku, konsentrasi anak asuhnya, terutama barisan pertahanan, kurang fokus di menit-menit krusial. “Selepas gol pertama, situasi makin memburuk. Kami harus bisa mencari solusi di pertandingan selanjutnya,” paparnya. Dengan kekalahan ketiga dari lima kali laga, Persiba kini semakin terpuruk di dasar klasemen sementara.

 

Persipur, Ujian Bagi Striker Persiba

- No Comments -

Jelang ‘match day’ ke 5  kompetisi Liga 2 di grup 4, Persiba Bantul masih terpaku di dasar klasemen. Harapan seluruh pecinta Lasulta tentu hari Minggu (21/5) nanti, Johan Manaji dkk mampu mencuri poin penuh di Stadion Krida Bakti Purwodadi, kandang Persipur. Sebuah misi yang bisa terealisasi, alasanya..

Dari 3 perjumpaan terakhir dengan Persipur (ketiga-tiganya laga ujicoba) Persiba menang 2 kali dengan skor identik 3-0  pada tanggal 24/5/08  serta 18/3/15 di SSA. Sedang saat melawat ke Purwodadi, 25/3/15  Persiba yang saat itu ditangani pelatih Didik Listyantoro, menyerah 1-2.

Selain itu, ada 4 pemain seleksi Persiba musim ini yang kini berkostum Persipur, yaitu Basri lohi, Gatut Bekti, Yanto Kawer serta Edgar R. “Keuntunganya bagi kita adalah sudah mengetahui kualitas dan karakter permainan mereka, jadi anak-anak sudah tahu bagaimana cara menghandel ke-empatnya,” imbuh Sambudiana, asisten pelatih Persiba. Sementara, Wahudi justru berkebalikan. Gelandang asal klub PORS ini, pernah membela Persipur 2 musim silam. Artinya, pemain bernomer 77 ini tentu hafal bagaimana karakter Persipur.

Meski baru mencetak ‘mono goal’ laga melawan tim berjuluk ‘Laskar Petir’  hari Minggu besok, Purwanto Suwondo yakin  penyerangnya mampu membuat gol. Pasalnya, Nunung DC, Awaludin, Bustomi maupun Ahmad Junaidi, mendapat porsi latihan extra guna mengasah ketajaman dalam urusan membobol jalan lawan. “Mungkin kami akan memainkan 2 striker meskipun laga away, serta sedikit perubahan pemain di lini tengah.” Ucap sang pelatih, Purwanto Suwondo. Ditambahkannya, dirinya hanya akan membawa pemain yang siap mental, karena partai tandang butuh ketenangan emosi khususnya menghadapi faktor non teknis nanti.

 

Lasulta Seri di Ngawi

- No Comments -

Hingga pekan ke 4 kompetisi Liga 2 Grup 4 Persiba Bantul kembali gagal meraih hasil maksimal. Meladeni tim ‘5 Milyar’ Sragen United di Stadion Ketonggo, Ngawi, Minggu (14/5) kedua tim bermain seri 0-0.
“Kalau di tanya dari hasil pertandingan, saya puas bisa meraih poin. Namun jika dilihat dari segi permainan, masih jauh dari harapan,” tandas Purwanto Suwondo pelatih Persiba.

Skuad Persiba vs Sragen Utd

Selama 90 menit laga berlangsung, Laskar Sultan Agung yang di support pendukung fanatiknya, belum bisa menyajikan permainan rapinya. Andi Sandria, Wahudi, Johan Manaji, Erdin Pratama serta Andre Eka, kesulitan membongkar tembok pertahanan Sragen Utd. Suplai bola untuk striker tunggal sore tadi, Ahmad Junaidi terbilang minim dan hanya sporadis.
Sementara ancaman klub berjuluk ‘Gajah Purba’ lewat Andrid Wibawa juga kandas di kaki El Capitano Slamet Widodo, yang ternyata dipasang Coach Purwanto. Masuknya Nunung DC di 10 menit waktu normal berakhir tak berpengaruh signifikan. Tak ada gol tercipta sampai laga berakhir.

“Mungkin faktor lapangan yang keras dan sebagian enggak rata, juga menjadi penyebab anak-anak gagal menampilkan form terbaik, sehingga kualitas individu tidak keluar. Nanti pasti ada evaluasi,” tambah pelatih kelahiran Lampung tersebut. Memang harus ada pembenahan, jika tidak, laga away hari Minggu nanti (21/5) menghadapi tuan rumah Persipur, impian meraih kemenangan makin jauh dari harapan.

#COYLSA

Serba Serbi Sragen FC

- 2 Comments -

Hari Minggu (14/5) akan menjadi hari bersejarah bagi Persiba Bantul serta calon lawannya, Sragen FC. Pasalnya, inilah pertemuan kali pertama kedua kesebelasan di even resmi kompetisi PSSI. Sragen FC sebenarnya lahir dari pembelian saham klub divisi utama, Laga asal kota Batu, Malang, Jawa Timur. Dengan Mahar 5 Milyar, sang pemilik baru, Indika Wijaya Kusuma yang merupakan putra asli Sragen, berhasil merealisasikan mimpinya untuk memiliki klub sepakbola sendiri.

Setelah urusan pelatih rampung, dengan menggamit Coach Jaya Hartono (sebagai fans sepakbola Indonesia tentu tahu siapa yang membuat Persik Kediri berjaya beberapa tahun silam). Satu persatu pemain alumni ISL Serta ISC memperkuat tim yang berlogo ‘Gajah Purba’. Ada Lucki Wahyu (eks Barito Putra) Andi Setiawan (eks kiper Persiba Bantul) Jodi Kurniadi (eks striker PSS Sleman) serta Andrid Wibawa (eks striker Persis Solo).

Hasilnya, kesebelasan dengan jersey oranye ini, meraih 1 kali menang, 2 kali kalah. Bandingkan dengan tim kebanggaan warga Bantul. Bahkan Persis Solo maupun PSIS Semarang, harus berjuang mati-matian untuk meraih 3 poin dari Sragen FC. Satu lagi, lini belakang Persiba wajib menjaga ketat Andrid Wibawa, striker ber nomer punggung 21 yang telah mengemas 2 gol.

Namun jelang ‘fisrt war’ melawan Lasulta, pelatih Jaya Hartono dipusingkan dengan absennya kiper Andi Setiawan yang terkena sanksi 4 kali dilarang bermain oleh komdis PSSI. Selain itu, laga minggu besok harus di ungsikan ke Stadion Ketonggo Ngawi. Di kubu Persiba, ‘gaffer’ Purwanto Suwondo harus bisa memilih pengganti sang kapten Slamet Widodo yang masih menepi akibat dislokasi bahu. “Saya sudah siapkan M Arief serta Panji Susanto, tinggal kita lihat siapa yang siap,” sebut Coach Purwanto di sela-sela latihan rutin. Untuk skema permainan dirinya besar kemungkinan kembali ke 4-4-2. Di singgung mengenai target di partai away nanti, mantan striker Timnas tahun 90’an tersebut berharap anak asuhnya bisa meraih poin. “Semoga tidak ada faktor non teknis yang mengganggu,” pungkasnya.

Show MapHide Map