Derby Jogja jilid 2  antara tuan tumah Persiba Bantul versus PSS Sleman tinggal 4 hari.  Bagi tim berjuluk Laskar Sultan Agung, kemenangan tentu menjadi target utama. Selain untuk mengangkat posisi dari dasar klasemen, tentu harga diri dan moral tim akan ikut terkatrol.

Sempat ditahan imbang 1-1 melawan tim lokal Gama Jogja, Sabtu (23/7)  di stadion dwi windu, Dharmawan Efendi dkk langsung menuai kritikan tajam di media sosial. “Wajar saja, karena kita menurunkan 4 pemain seleksi (Uko Wahyu, Rangga, Aris dan kiper Ivan),” ujar M Iksan, asisten pelatih Persiba.

Namun Senin (25/7) hasil positif diraih klub yang bermarkas di SSA ini. Melawan tim Liga Nusantara asal Gunung Kidul, Ps Rajawali Semanu, Persiba menang 3-1. Tiga gol tersebut disumbangkan gelandang Esa, David Armando serta pemain seleksi Aris. Sedang gol tuan rumah Rajawali dicetak mantan pemain Persiba, Riyanto.

“Dari 2 kali ujicoba, tim pelatih sudah mendapat gambaran komposisi pemain yang kita proyeksikan di posisi krusial (penyerang dan lini pertahanan),” terang asisten pelatih Persiba, M Arifin. “Bahkan kita sudah mencoba strategi baru  untuk derby nanti, tinggal mematangkan kerjasama tim agar lebih padu,” tambahnya. Menilik pemain seleksi yang digadang-gadang menambah kekuatan Lasulta di putaran kedua ISC seri B, M Arifin tak ragu memilih Uko Wahyu maupun Aris. Keduanya dinilai mampu menutup kelemahan Persiba selama putaran pertama kemarin.