persiba.net

Website Resmi Tim Persiba Bantul

News

Andalkan Johan + Strategi Bertahan

- No Comments -

Akhir pekan ini, Persiba Bantul harus menjalanai ‘away’ berat di Stadion Demang Lehman, kandang tim pemuncak klasemen ISC (seri B) grup 5, Martapura FC. Di atas kertas, Slamet Widodo dkk bakal sulit menandingi kekuatan klub asal Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. Namun, pelatih Sajuri Syahid tak ingin anak asuhnya kalah sebelum bertanding.

“Secara realistis jelas kami kalah kualitas, tapi dalam sepak bola semua bisa saja terjadi, tinggal bagaimana anak-anak menjalankan instruksi,” papar pelatih ber-lisensi A Nasional ini.

Martapura FC dibawah kendali ‘coach’ Frans Sinatra memang tengah menggila terlebih bila main di kandang. Sedang Aidil Bogel menjadi pemain yang harus diwaspadai barisan pertahanan Lasulta. Striker bernomer punggung 7 ini, tipikalnya mirip Sarjono, cepat, lincah, finishing-nya tajam walau kerap sebagai ‘super sub’.

 

Guna meredam Laskar Sultan Adam, julukan lain Martapura FC, strategi bertahan kembali dipilih Sajuri meski riskan kebobolan. “Pilihan pemain terbatas, sebisa mungkin jangan membuat kesalahan mendasar (sepele) di area penalti. Dan setiap ada  ‘counter attack’  maupun bola-bola mati, Johan Manaji  harus bisa memaksimalkan kesempatan,” tegasnya. Harus diakui, penampilan pemain klub lokal Melati Muda ini terbilang cemerlang, disaat Persiba Bantul tengah puasa kemenangan.

Lasulta Kandas Oleh Persinga Di SSA

- No Comments -

IMG_9228ghj

Sempat merasakan euforia kemenangan usai tendangan penalti Johan Manaji di menit 77 membuat Persiba unggul 1-0, namun petaka 5 menit jelang laga usai, merusak mimpi skuad muda Lasulta revans atas Persinga.

“Harus diakui mentalitas anak-anak belum matang, masih butuh jam terbang. Emosi gampang terpancing apabila Wasit dinilai berat sebelah,” sebut pelatih tuan rumah, Sajuri Syahid, di ruang pers Stadion Sultan Agung, Minggu (29/5). ‘Hattrick’ kekalahan ini membuat Persiba  makin tak beranjak dari posisi bawah grup 5  ISC (seri B) pekan ke empat.

Sejak Wasit Kuspriyanto meniup peluit ‘kick off’ babak pertama, Johan Manaji cs lebih menekan dan mempunyai 2 peluang emas. Tendangan keras Dharmawan Effendi di menit 22 masih bisa di blok M Pujiantoro, kiper Persinga. Selanjutnya ‘shooting’ Dhani juga gagal membuahkan gol.

Masuknya Sarjono diparuh kedua laga, membuat serangan Persiba lebih berbahaya. Puncaknya ketika kemelut di area penalti Persinga pada menit 77 berbuah tendangan 12 pas. Johan Manaji dengan dingin menaklukan kiper M Pujiantoro  serta merubah papan skor menjadi 1-0.  Sayang, gol penyeimbang kedudukan tim tamu di menit 85 oleh Slamet Larso, justru meruntuhkan moral Slamet Widodo dkk. Puncaknya ketika  menit 90, Aiman Zul Azmi memperdaya barisan pertahanan Persiba, sekaligus menutup skor 1-2 untuk tim berjuluk laskar ‘Alas Ketonggo’.

Seperti ‘de javu’ kala kebobolan di menit akhir ketika melawan PSS Sleman, menunjukan tim muda Persiba memang harus lebih banyak jam terbang. “Saya tak akan menyalahkan si A atau si B, biarlah menjadi pengalaman berharga di kemudian hari. Jangan sampai  anak-anak malah makin ‘down’ mentalnya,” pungkas Sajuri

 

Sajuri Ingin 3 Poin Dari Ngawi

- 2 Comments -

Ngawi, kini mulai mencuat namanya di persepak bolaan Indonesia, seiring kesuksesan menembus final Piala Kemerdekaan 2015. Bukan lantaran lagu ‘Dalan Anyar’ yang dipopulerkan oleh Didi Kempot. Dan karena Persinga Ngawi juga, Persiba pernah merasakan ‘patah hati’ usai di eliminasi 3-2 di fase semifinal Piala Kemerdekaan 2015. Hari Minggu (29/5) besok, Lasulta kembali kedatangan klub berjuluk laskar ‘Alas Ketonggo’ di Stadion Sultan Agung Bantul, dalam lanjutan ISC (seri B) grup 5 tahun 2015. Kini, bisakah Dharmawan ‘hama’ dkk mampu membalaskan rasa ‘sakit hati’ atas Ngawi ?

 

Menilik rekor pertemuan kedua tim hingga saat ini boleh dibilang seimbang. Sama-sama sekali menang dan sekali imbang.

1. 18 Feb 2015 (uji coba ) SSA  – Persiba menang 4-0 lewat gol  Yanuar R (2), Dicky F, Sarjono

2. 18 Agst 2015 (P K 2015)  SSA – Persiba 1-1 Persinga. Gol Persiba oleh Ugiek sedang Persinga dicetak Slamet Haryadi.

3. 10 Sept 2015 (semifinal PK 2015) Persinga menang 3-2. Gol Ngawi dibuat Afif Rosidi, Harris Adyatma, Slamet Sampurno. Sementara gol Persiba di torehkan M Choiron dan Johan Manaji

 

Materi pemain terkini kedua tim 90% berubah pasca Piala Kemerdekaan. Hanya nahkoda-nya yang masih sama. Persinga tetap di besut M Hasan, serta Sajuri Syahid di kubu Persiba. Bermain di depan pendukungnya sendiri, tentu targetnya 3 poin mutlak. Namun untuk merealisasikan di lapangan, Sajuri musti mencari formasi tepat ditengah keterbatasan skuad. “Lawan Ngawi (Persinga) saya ingin memasang 2 striker sejak awal. Komposisinya sudah saya dapatkan. Tinggal memantabkan lini belakang saja,” tutur Sajuri. Bukan rahasia lagi, Persiba kerap menggonta-ganti formasi yang jadi titik terlemah tim hingga sekarang ini.

‘Good News’ nya  adalah kondisi sang kapten Slamet Widodo. Sempat dikabarkan cidera punggung, Minggu (29/5)  bek sentral asli Imogiri ini siap tampil bersama rekan setim. “Insyaallah Minggu besok sudah fit lawan Persinga, minta doanya saja agar kita bisa menang,” terang Slamet Widodo pada Persiba (dot) net.

Tampil Cemerlang, Persiba Gagal Curi Poin Derby

- 3 Comments -

IMG_0531

Laga penuh gengsi dihelat dalam lanjutan ISC Seri B Grup 5 pada Senin (23/5) kemarin. Persiba Bantul musti bertandang ke Maguwoharjo di matchday ketiga Persiba. Sedikit gambaran sebelum match, PSS berada di peringkat kedua, sedangkan Persiba di peringkat kelima. Grup 5 sendiri merupakan grup dengan persaingan paling ketat sejauh ini dimana semua tim sudah meraih kemenangan dan kekalahan.

 

Bermain Aman di Babak Pertama

Seluruh isi Stadion memulai pertandingan dengan mengheningkan cipta untuk penghargaan terhadap meninggalnya suporter PSS. Kickoff dimulai dengan gemuruh luar biasa penonton yang berjumlah 21.000 lebih.

PSS melakukan inisiatif serangan dengan mendominasi jalannya babak pertama. Persiba hanya sesekali mengandalkan serangan balik melalui kecepatan Orlando & Jeni. Pada match ini Jeni dipasang sebagai winger, sedangkan Erdin digeser ke belakang menjadi bek kanan.  Satu peluang didapatkan Tri Handoko di menit ke-16, ketika tangkapan Putut tidak sempurna. Plessing ke gawang yang kosong mampu di blok SW19. Setelahnya tidak ada peluang-peluang berarti hingga 20 menit awal pertandingan. Persiba terlihat bermain aman di bawah komando Slamet Widodo. Gol untuk tuan rumah terjadi di menit ke-30 ketika umpan lambung yang gagal dihalau menjadi pantulan liar. Erdin & Dhani yang terlihat kaget tak bisa mencegah Tri Handoko yang mendapat ‘durian runtuh’ di posisi tepat.

Di sisa babak pertama , tempo permainan meningkat.  Dua shoot dari Afdal Orlando dalam kurun lima menit masih sangat lemah & bahkan melambung meski tanpa penjagaan.  Pada menit ke-36 lagi-lagi shoot jarak jauh tanpa penjagaan hanya pelan , kali ini dari Jeni. Persiba menutup babak pertama dengan pergantian pemain. Orlando out , Sarjono in. Babak pertama 1-0 untuk Elja.

 

Babak Kedua Permainan Cepat Tersaji

Tak sia-sia penonton membeli tiket derby sore itu. Permainan babak kedua menyuguhkan adrenalin tersendiri bagi kedua kubu. Peluit kickoff babak kedua, Persiba langsung mengambil inisiatif serangan. Beberapa detik setelah kickoff, Persiba mendapat tendangan bebas. Freekick Johan menemui Hama, sayang bola hilang.

Sedangkan PSS yang pemainnya memiliki postur lebih berisi dari Persiba mencoba bermain tenang dan mendominasi. SW19 kembali melakukan blok di depan Putut, ketika Dicky nyaris one on one dengan Putut.  Energi positif terus ditunjukkan Sarjono dengan terus berlari & berani duel di sektor kanan PSS. Dua kali Jono lolos hingga kotak penalti, sayang crossing kaki kirinya selalu terlalu tinggi. Pemandangan lain yang sering dijumpai adalah duel Johan melawan Busari di lini tengah.

Persiba menambah daya dobrak dengan memasukkan Afriza Hendra di menit ke-68 menggantikan Jeni. Sentuhan pertama Afriza memberi terobosan bagi Sarjono, crossing ketiga Jono menemui Hama, namun sundulannya tipis di samping gawang PSS. PSS bukan tanpa peluang, justru makin menjadi. Beberapa kali tembakan Busari selalu shoot on target, namun Putut tampil lebih tenang kali ini. Pada menit ke-77, terobosan Johan Manaji menembus dua palang pintu PSS, umpan daerah yang menemui Sarjono ini memaksa pemain asal Gunungkidul ini dijatuhkan di sektor kanan PSS. Freekick untuk Persiba.

Johan Manaji berinisiatif mengambil tendangan setelah berembug dengan Sayful. Tak perlu mengambil ancang-ancang jauh, lengkungan indah bersarang di pojok kanan gawang PSS. 1-1 kedudukan imbang. Sebelumnya Johan selalu melakukan tendangan bebas saat melawan Mojokerto maupun Madiun dengan kualitas konsisten.

Pertandingan berjalan lebih cepat dan panas. Hujan umpan lambung pun diperagakan tuan rumah. Beberapa kali terjadi kerumunan hampir seluruh pemain di kotak penalti Persiba. Akhirnya kali ini bola menemui Tri Handoko di menit ke-90. Pertandingan pun berakhir 2-1 dalam keadaan yang sudah cukup gelap.

Dijumpai tim Persibanet, Putut sang kiper berujar sudah bermain maksimal, keadaan non teknis jadi alasan tersendiri. “Bukan mencari alasan, tapi kickoff babak kedua yang terlambat membuat pertandingan berakhir dalam keadaan yang lebih gelap” .

“Saya pribadi memohon maaf belum bisa mencuri poin , semua sudah maksimal, teman-teman juga bermain sangat baik. Jika mempertahankan ritme seperti ini Insha Allah kita bisa menyapu bersih kemenangan laga kandang” ujar pencetak gol , Johan Manaji.

 

Target Sapu Bersih Laga Kandang

Persiba kembali berlaga dalam lanjutan Turmanen ini pada hari Minggu 29 Mei 2016 nanti. Kick off dipastikan jam 19.00 WIB malam hari.

“Kickoff malam hari karena ada beberapa agenda termasuk pacuan kuda di sore harinya” , Herry Fahamsyach selaku Media Officer menjelaskan.

Dukung terus Persiba Bantul. Mari padati SSA & ajak teman-teman serta Keluarga

 

#believelocalteam

 

CATATAN:

  • Nico Sinurat absen lantaran akumulasi kartu kuning, kembali bisa bermain saat lawan Ngawi
  • Johan Manaji layak mendapat kredit tersendiri di laga derby
  • Johan sudah mencetak dua gol & satu assist

Persiba Gagal Menangi ‘Derby’ Jogja

- No Comments -

Laga ‘derby’ Jogja antara tuan rumah PSS Sleman versus Persiba Bantul, secara dramatis akhirnya dimenangi klub berjuluk ‘Super Elja’ dengan skor tipis 2-1. Tim besutan Seto Nurdiyantoro pantas berterima kasih pada striker bernomer punggung 10, Tri Handoko, yang mencetak gol penentu kemenangan menjelang waktu normal berakhir sekaligus pencetak gol pembuka di menit 31.

Meski kecewa dengan hasil akhir, Sajuri Syahid mengaku puas dari penampilan anak didiknya dalam lanjutan ISC (seri B) grup 5 di Maguwoharjo International Stadium (MIS) Sleman, Senin (23/5). “Perubahan formasi dan pemilihan pemain kali ini menunjukan peningkatan daripada saat di Mojokerto,” ujarnya selepas laga. “Di babak pertama anak-anak masih gugup karena ini laga ‘derby’  tapi di babak kedua kita bisa memberi perlawanan,” tambah Sajuri. Beruntung, PSS Sleman juga bermain di bawah ‘form’ selama 90 menit, meskipun unggul jauh secara ‘ball possesion’.

 

Terpisah, gelandang serang andalan Persiba yang kemarin sore sempat membuat pendukung tuan rumah terhenyak di menit 77 lewat gol ‘free kick’ cantik, Johan Manaji, sangat mengapresiasi semangat bertanding rekan se-tim nya. “Derby yang luar biasa, kita yang 80% skuad muka baru dan muda-muda bisa memberi perlawanan,” terang pemain binaan Melati Muda kepada admin persiba (dot) net. Bahkan setengah bercanda, Johan mengaku, bisa mencetak gol meskipun akhirnya kalah  itu seperti  ‘sakitnya tuh disini’. “Semoga progres permainan teman-teman bertambah baik dari laga ke laga, serta mohon dukungannya sePersiba berlaga,” pungkas Johan.

 

aritkel : by anfil

Ubah Formasi Hadapi Derby

- 1 Comment -

Sajuri Syahid tampaknya tak ingin mengulang kekalahan mencolok saat menghadapi tim tetangga PSS Sleman, Senin (23/5). Dari hasil evaluasi tim pelatih, pembenahan akan di fokuskan pada sektor pertahanan. “Ada perubahan pemain di ‘centre back’ serta ‘wing back’ yang berbeda saat lawan PSMP kemarin,” terang Sajuri. Imbasnya, dalam dua hari beruntun, Johan Manaji dkk digenjot dua kali laga ujicoba melawan tim lokal. Hari Kamis (19/5) menghadapi Melati Muda menang 8-0, sementara di hari Jumat (20/5) juga mengalahkan tim PORS Segoroyoso 1-0.

Terkait strategi menghadapi ‘derby’ nanti, Sajuri Syahid kemungkinan memilih opsi memakai 2 gelandang bertahan plus bermain menunggu. Alasannya jelas karena kualitas pemain tuan rumah (PSS) rata-rata diatas anak didiknya. “Yang pasti lini pertahanan harus fokus, sembari melakukan ‘counter attack’ semoga saja hasilnya sesuai rencana,” pungkasnya. Selain itu mental pemain Persiba kudu lebih siap, terlebih suporter PSS Sleman sangat intens dalam mendukung sepanjang laga. Berkaca dari ‘away’ pertama di Mojokerto, tentu kita berharap mentalitas Lasulta akan lebih kuat saat ‘derby’ nanti.

 

 

Pengalaman Berharga Skuad Muda

- 5 Comments -

IMG_54450

Persiba menghadapi tuanrumah PSMP Mojokerto dalam lanjutan ISC B 2016. Bermain di Stadion Gajah Mada Mojosari, PSMP berhasrat meraih tiga poin pertama mereka di Kompetisi ini.

BABAK PERTAMA
Persiba memulai laga dengan sangatburuk. Inilah gol tercepat yang menghujam gawang Persiba sepanjang sejarah klub.Diawali kesalahan Nico menghalau bola ,pantulan bola liar dimanfaatkan pemain lawan. Nico yang mencoba melakukan tackle, kehilangan momen hingga berbuah penalti di menit pertama. Kapten tuanrumah, Heru Setiawan berhasil mengecoh Kiper anyar Persiba, Dwi Kuswanto.
Mendominasi sepanjang babak pertama, Persiba kembali dikagetkan melalui gol kedua tuan rumah melalui aksi solo run Saddam Hussein di menit 34. Belum sempat mengembalikan ritme permainan, Persiba kecolongan lewat gol spektakuler Rian Wahyu pada menit ke-37.
Tendangan jarak jauhnya menggantung melewati Kuswanto yang out position. Setelah datang gol ketiga, terlihat sisa babak pertama permainan Persiba makin berantakan. Blunder Nico Sinurat di menit ke-44 ,hampir berbuah gol keempat. Babak pertama ditutup dengan skor mencolok 0-3.

BABAK KEDUA, MOMENTUM TERLAMBAT
Di awal babak kedua, Sajuri mengganti Nico dengan M.Arief. Sarjono pun dimasukkan menggantikan Ghulam untuk mempertajam serangan. Seperti babak pertama, Persiba begitu mendominasi dengan permainan cantik & rapi. Lagi-lagi peluang-peluang emas setidaknya tiga kali dari Hama gagal dimanfaatkan. Gol bagi tuan rumah datang lagi di menit ke-47, Rian Wahyu dengan cerdik memanfaatkan salah komunikasi Jeni dengan Wahudi. Shoot lemahnya masih bisa menembus jala Persiba.
Persiba bukan tanpa peluang, serangan bertubi-tubi selalu hanya membuahkan sepak pojok hingga shoot melambung. Sedangkan PSMP yang bermain cerdik hanya memanfaatkan serangan balik, termasuk dari sundulan pemain mungil Calvin Mario. Mobilitas Johan Manaji yang terus memompa semangat kawan-kawannya, berhasil berbuah gol. Umpan cantik Saddam Sudarma mampu diselesaikan dengan manis melalui sundulan di menit 70. Tertinggal 5-1, Persiba terus menggencarkan serangan terutama melalui dua wingback Dhani maupun Sayful. Lengkungan-lengkungan memanjakan dari Sayful gagal dimanfaatkan Hama maupun Sarjono. Padamenit ke-82, passing terobosan Johan Manaji melewati tiga pemain dan menemui ErdinPratama. Dengan tenang Erdin memplessing bola datar ketiang jauh.
Gol !Persiba 2, PSMP 5.
Gelombang serangan Persiba ternyata menjadi bumerang. Calvin Mario yang merupakan tenaga segar penuh kecepatan, sekali lagi membobol gawang Bantul melalui counter attack cepat.

MENGKATROL MENTAL
Setelah match & Evaluasi, Kepada Persiba.net, Sajuri Syahid mencoba berusaha mengangkat kembali mental pemainmudanya.
“Kesalahan ada di tiga gol awal yang hanya butuh setengah jam. Ini laga keluar pertama anak-anak. Mereka sudah bermain bagus mendominasi permainan, namun tuanrumah lebih cerdik dan beruntung. Semua gol mereka bukandari proses, tapi kesalahan kami sendiri”
Jelan glaga away melawan PSS Sleman, Sajuri berharap mental & semangat anak asuhnya kembali naik.
“Kami rasa, persaingan Grup 5 ini yang paling berat diantara grup lain. Madiun berhasil mengalahkan Blitar secara mencolok juga 6-1. Semua skor tak bisa diprediksi sehingga menjadikan grup ini merata” imbuh Pelatih Kiper Agus Marwanto.

Jelang Away Mojokerto

- 5 Comments -

slide-02

Persiba Bantul terus berbenah menjelang laga melawan PSMP Mojokerto Putra pada 14 Mei atau akhir pekan nanti. Dalam sesi latihan terakhir pagi kemarin (10 / 5) jajaran Pelatih memberi opsi latihan memperbaiki finishing. Saat dihubungi tim Persibanet, Coach Sajuri menuturkan banyak peluang terbuang percuma di laga perdana. Selain itu, pematangan set piece dikedepankan juga, terhitung enam tendangan bebas langsung, berpotensi membahayakan versus Madiun tidak membuahkan gol.
Laga melawan PSMP merupakan laga klasik, dimana pertemuan resmi terakhir dijalani di era 2010 hingga 2011. Pada musim 2010, Persiba memborong kemenangan home maupun away. Saat tandang di bulan Mei 2010, Persiba menggilas tuan rumah 4-1, giliran menjamu pada November 2010, Lasulta meraih kemenangan tipis 1-0. Pada 2011, Persiba menelan kekalahan di Stadion Gajah Mada. Saat itu Persiba butuh kemenangan demi posisi pertama. Sayangnya, PSMP yang menjadi juru kunci yang akhirnya menang dengan teror suporter berlebihan serta ‘bantuan’ wasit Hadi Suroso yang terkenal , skor 1-2.

Melawan Dejavu
Pada 2011, PSMP berada di pos juru kunci, persis dengan keadaan sekarang dimana mereka masih berpoin nol dari dua laga. Problem non teknis-lah yang dikhawatirkan tiap partai tandang. Demi melawan dejavu 2011, Persiba terus mengasah mental mayoritas skuad muda. Mental & fokus akan jadi kunci utama. Saat ini Persiba dalam moral terbaik setelah meraih kemenangan dramatis di laga perdana. Persiba akan tetap menggunakan skema sama dengan mengandalkan possession di lini tengah. Wahudi & Sapta Aji akan tetap menjaga keseimbangan garis tengah. Wahudi merupakan pemain kunci Persiba di kompetisi kali ini, pengalamannya akan menentukan irama pemain muda lain.

Tenaga Tambahan
Persiba mendapatkan tenaga tambahan jelang laga away. Ia adalah Dwi Kuswanto, eks Kiper Persitara Jakarta Utara ini dilayak pantas mengisi kiper utama yang dinilai masih riskan sebelumnya. Selain Persitara, kiper 30 tahun ini cukup berpengalaman mengarungi Liga Indonesia, diantaranya bermain bersama Deltras, Persiwa Wamena, PSBS Biak, Persepam MU, Persatu Tuban hingga Persela Lamongan. Media Officer Persiba Bantul, Herry Fahamsyach turut bersyukur dengan bergabungnya kiper asal Sidoarjo.
“Jelas ini sangat membantu, kami akan segera mendaftarkan Kuswanto. Selanjutnya kami terus akan berburu striker meski kompetisi memang sudah berjalan” ujarnya.
Sementara satu muka seleksi, yaitu penyerang, Martin Karafir asal Persidafon resmi dicoret karena tidak masuk rekomendasi Tim Pelatih. Wacana terkini, Tim Pelatih mencoba menggunakan kembali tenaga Heru Kuswanto. Heru termasuk pemain yang akrab berkostum Persiba. Sempat mengikuti seleksi, namun dia ‘menghilang’ di tahap selanjutnya. Bila Heru jadi bergabung, setidaknya Persiba akan memiliki tiga Kuswanto , Ari Kuswanto, Dwi Kuswanto & Heru Kuswanto.

(soel)

Kemenangan Persiba Bantul di Laga Perdana ISC B

- 9 Comments -

Hasil Madiun

Persiba melakoni laga perdana ISC Seri B 2016 melawan Madiun Putra, Minggu 8 Mei 2016. Bermain di SSA, Persiba mengincar kemenangan dengan tenaga-tenaga muda asli Bantul. Apalagi suporter kembali memadati stadion kebanggaan. Sedangkan Madiun Putra (MP) yang diatih Nova Arianto sebelumnya meraih kemenangan atas PSMP Mojokerto.

Babak Pertama Kedodoran

Bermain dengan skema 4-2-3-1 khas Coach Sajuri, Persiba mengawali pertandingan dengan tempo sedang. Dharmawan ‘Hama’ Effendy masih dipercaya sebagai striker tunggal meski kondisi tidak fit. Sebagai catatan, Persiba hanya mempunyai dua striker , selain Hama sebagai ‘bigman’, Lasulta memiliki Ghulam (Munib) di bangku cadangan. Keadaan skuad yang ramping, membuat Mister Koprol harus memaksimalkan potensi yang ada.

Menit kedua, Erdin Pratama meberikan shoot pertama namun masih menipis di sisi kiri gawang. Tiga menit kemudian, freekick pemain Madiun Putra mampu diamankan Putut. Menit sepuluh, Erdin lagi-lagi mendapat peluang , namun tendangan saltonya masih menyamping. Berawal dari umpan lambung Sayful Lewenussa, diteruskan Johan Manaji, bola liar dikontrol dua kali sentuh oleh Hama. Tendangan voli cantik menghujam gawang kiper MP, Ega.

Euforia itu ternyata hanya berselang empat menit, pemain MP berhasil membungkam publik SSA. Berawal dari kurang baiknya Putut mengeksekusi tendangan gawang, bola rendah jatuh di kaki gelandang MP lalu dieksekusi melalui plessing cantik Candra Waskito.

Sisa babak pertama berjalan hambar & banyak membuang waktu. Salah satu kerugian Persiba adalah ditariknya Hama digantikan Ghulam di menit ke-37. Persiba sebenarnya memiliki peluang emas di menit 39, ketika pemain MP melakukan backpass. Freekick tiga meter di depan gawang ini gagal dieksekusi sempurna oleh Johan. Bola tipis melewati atas mistar.

Babak Kedua Berlangsung Menggila

Di awal babak kedua, Persiba mengambil inisiatif serangan sejak kickoff. Dua sepak pojok dihasilkan di dua menit awal. Tercatat empat peluang emas melalui freekick di titik yang nyaris sama. Sayful, Dhani, Johan hingga Ghulam gagal mengkonversi menjadi gol. Freekick kelima melalui tendangan jarak jauh nan keras dari Johan, mampu ditepis tipis. Gelombang serangan Persiba terus digencarkan. MP mendapat peluang emas di menit ke-69, serangan balik cepat, nyaris dicocor masuk striker mereka, Erol. Sajuri akhirnya melakukan pergantian di menit ke-72 dengan memasukkan Sarjono menggantikan Afriza Hendra. Sarjono mendapat sambutan antusias & hangat dari suporter. Dua sentuhan pertama ‘Superjono’ langsung berbuah shoot on goal

Hujan Peluang di Sisa Pertandingan

Gol yang ditunggu pun datang, aksi militan Sarjono dengan inisiatif menggiring bola diantara jepitan dua pemain berbuah manis. Ghulam yang berada di mulut gawang tanpa ampun menggetarkan gawang MP di menit ke-85!!

Sisa pertandingan berjalan menarik, ketika pemain MP all out menyerang, serangan Persiba justru semakin berbahaya. Tiga kali Sarjono duel solorun dengan pemain-pemain belakang MP yang berpostur jangkung.  Shoot Erdin Pratama menipis, cocoran Johan melambung, hingga lob dari Sapta Aji yang ditepis kiper lawan. Pertandingan berakhir dengan ‘pecah’ penuh syukur.

Ditemui tim Persiba.net, Coach Sajuri mengucap syukur dengan kemenangan penuh perjuangan ini. “Sepanjang babak kedua kami mengepung mereka dengan tenaga muda. Skuad mereka lebih berpengalaman, namun perjuangan anak-anak hebat” . Sajuri juga mengucapkan akan terus memberi kesempatan pemain lokal karena skuad sekarang bisa menjadi pondasi kerangka tim ke depan.

Selanjutnya , Persiba akan bertandang ke PSMP Mojokerto pada akhir pekan nanti.

Notes menarik

  • Kartu kuning untuk Nico Sinurat
  • Persiba krisis pemain terutama di pos kiper & striker
  • Sarjono menangis saat peluit panjang dibunyikan
  • Stadion kembali padat & berharap akan menjadi pemandangan lazim di match berikutnya
  • Tim Persiba.Net mengapresiasi penampilan gelandang Jeni Sapta Aji menjadi man of the match
  • Pertandingan sore tadi juga disaksikan Bapak Bupati Bantul H.Suharsono dari Tribune VVIP

#BelieveLocalTeam

Lokal Siap Tempur

- 2 Comments -

Setelah mendapat kepastian dari PT GTS terkait jadwal pertandingan, sore ini Persiba Bantul akan menjamu Madiun Putra di Stadion Sultan Agung. Setelah Manajemen Persiba Bantul mengikat 20 pemain yang mayoritas adalah pemain dari Bumi Projotamansari seperti Erdin P, Afriza Hendra dan tambahan beberapa pemain dari luar daerah seperti Saiful L, Nico S. Persiba Bantul punya modal 4 ujicoba sebelumnya dimenbagkan oleh anak-anak Bantul.

“Persiba sudah siap. Hasil uji coba, latihan dan perkembangan pemain semuanya positif. Lagi pula kami bermain di kandang,” kata pelatih, Sabtu (7/5/2016). Pemain yang akan turun nanti sore mayoritas adalah putra daerah. “Harapannya mereka bisa tampil yang terbaik untuk Kabupaten tercinta ini” imbuh Sajuri Syahid.

Untuk harga tiket sore ini Panpel Persiba Bantul membanderol dendan rincian tribun selatan/utara Rp 15.000,- tribun timur Rp 20.000,- Vip Barat Rp 30.000 dan Vvip Barat Rp 50.000.

Tetap dukung tim ndeso ini, Padati Stadion! Persiba adalah Kita!

#BelieveLocalTeam

Show MapHide Map