persiba.net

Website Resmi Tim Persiba Bantul

News

11 Pemain Seleksi Masih Harus Berjuang

- 1 Comment -

Setelah melewati tiga hari  seleksi, caretaker Persiba, Siswanto dibantu asisten pelatih Sambudiana, akhirnya mengantongi 11 pemain seleksi asal non lokal (luar DIY). Mereka dibagi dalam 3 kategori posisi, striker, gelandang serta pemain bertahan. Meski tim pelatih hanya akan mencari pemain dibawah umur 25 tahun, namun tercatat 4 pemain seleksi usianya diatas 25 tahun.

“Memang ada beberapa (pemain) yang kelahiran dibawah tahun 1992, enggak masalah, ini belum final kok,” jelas Siswanto di sela-sela seleksi, Rabu (1/2).

Berikut nama-nama 11 pemain yang lolos seleksi tahap awal.

1. Nunung Dwi Cahyo  (striker) 92

2. Azi Sulistianto (bek) 95

3. Nurmasani (bek) 95

4. Buchori (bek) 91

5. Ilham Asdat (bek) 86

6. Arif Rosidi (bek) 89

7. Masdani (gelandang) 92

8. Imron Anas (gelandang) 96

9. Agus Wahyu Widodo (gelandang) 93

10. Rizky Wijaya (gelandang) 93

11. Iwan HW (gelandang) 86

Membanggakan Dua Jersey ISC B, Masuk Nominasi Jersey Terbaik Dunia 2016 versi Goal.com

- No Comments -

Jersey

Persiba Bantul mendapat angin segar sebelum terselenggaranya Liga 2 Indonesia 2017. Dua jersey sekaligus, home & away pada gelaran ISC B masuk dalam nominasi jersey terbaik dunia 2016 versi Goal.com. Dari 100 nominasi yang dipilih pihak Goal.com, hanya ada enam jersey Klub Indonesia yang terpilih. Nama Persiba Bantul ada di antara tim populer salah satunya Arema.

“Saya justru dengar dari kawan-kawan suporter, tentu ini kabar menggembirakan. Kami dengan produk lokal berusaha selalu memberi pesan lewat jersey, hasilnya membanggakan” ujar Media Office Persiba, Herry Fahamsyach.

Kepada Persiba.net, Herry menambahkan musim ini sebisa mungkin Persiba tetap menggunakan Reds! dengan pengalaman serta beberapa penghargaan musim sebelumnya.

“Dalam minggu ini akan masuk tahap presentasi yang tentu perlu persetujuan manajemen serta sesepuh Persiba lain” imbuhnya.

Hal senada diungkapkan Manajer Tim, Endro Sulastomo. Beliau mengungkapkan proses kemandirian ini harus diteruskan dan ditingkatkan. “Tidak hanya jersey lewat Reds!, nantinya merchandise lain akan kami kelola. Tiket serta penjualan jersey resmi cukup membantu pendanaan Tim selama ini” . Pernyataan tersebut sekaligus menghimbau kesadaran pandemen untuk membantu Tim dari aspek ticketing dan jersey.

Ini bukan pertama kali jersey Persiba menjadi perbincangan. Pada 2014, kaus tanding kebanggaan rakyat Bantul juga masuk dalam 20 besar jersey terbaik versi Goal.com. Beberapa kali jersey Persiba juga direview di program televisi maupun talkshow portal online terkemuka. Semoga hasil ini semakin memantik gairah manajemen , CNF, Paserbumi, RUF, serta pandemen Persiba untuk tetap mendukung Tim kebanggaan wong ndeso.

Bagi teman-teman yang ingin voting, bisa klik link di samping lalu pilih Persiba Bantul https://www.poll-maker.com/poll967417x9F39495d-41

Simpan

Antusiasme

- No Comments -

16265978_10155767630541982_4841233081135886039_n

Dominasi pemandangan area pesawahan di sekitar Lapangan Wirokerten sore tadi disaingi membludaknya pesepakbola seleksi tahap awal untuk kategori pemain lokal. 154 pemain hadir ditambah 11 pemain lawas Persiba ISC B. Seleksi awal menggunakan sistem ‘game’ langsung dengan durasi 20-25 menit. Penjaringan potensi lokal ini akan berlanjut hingga hari kedua dan ketiga. Keinginan pemain-pemain berstatus amatir untuk menuju debut pemain profesional ini setidaknya masih harus melalui jalan terjal. Hal itu yang disampaikan Pelatih Siswanto sore ini.

“Pada hari ini saya cukup gembira dengan antusias pemain lokal. Tentu cukup membantu”

“Seleksi akan terus berlangsung, besok rencananya dari sekitar 150-an pemain ini akan dilangsingkan menjadi 15-20 pemain” Ujar eks pelatih PPSM Magelang. Selanjutnya dari hasil seleksi lokal tersebut, akan digabungkan dengan pemain lama Persiba yang datang. Lalu dalam seleksi akhir, gabungan pemain lama + pemain lokal akan ditambah lagi pemain undangan serta pemain luar Bantul yang berstatus pro.

Asisten pelatih ‘Mbah’ Sam, menambahkan bahwa aspek utama seleksi dimulai dari hal-hal kecil.

“Saya bisa lihat mana yang greget dan mana yang terlalu hati-hati. Kompetisi nanti Divisi Utama, bukan liga lokal, dari sikap perlengkapan (skin deker – red) atau aspek disiplin lain masih ada yang menyepelekan padahal itu elemen dasar sikap pemain profesional” tandasnya saat menutup seleksi awal ini.

Sementara dalam pantauan Persiba.net, muncul beberapa nama pemain cukup menjanjikan yang datang namun masih akan masuk seleksi di hari kedua atau ketiga.

Manajer Persiba, Endro Sulastomo menambahkan pemilihan pelatih luar Bantul ini bisa memberi penilaian netral dalam seleksi terutama pemain lokal.

“100% saya menjamin seleksi ini tidak tebang pilih, keputusan pelatih juga hasil kolaborasi seleksi”

Bagi yang ingin mengawal dari awal tahap seleksi Persiba, bisa datang langsung ke Lapangan Wirokerten Banguntapan setiap sore dalam satu pekan nanti.

Melangkah

- No Comments -

Tak ada kata terlambat selagi mau dan mampu berusaha. Itulah yang tersirat ketika Persiba memutuskan melanjutkan perjuangan di Divisi Utama (Liga 2) musim ini.

Persiba Bantul akan menggelar seleksi tahap awal yang digelar pada Minggu (29/01) nanti. Ditemui Persiba.net, manajemen berujar akan tetap bertekad mendapatkan pemain berkualitas sembari melakukan seleksi pemain lokal. Beberapa nama pemain yang direkomendasi dipertahankan dalam gelaran ISC telah dikantongi, selanjutnya manajemen bersama jajaran pelatih akan fokus menggelar seleksi tersebut.

Seleksi perdana ini bersifat terbuka bagi siapa saja & pemain manapun dengan syarat mutlak usia di bawah 25 tahun. Lapangan Wirokerten Banguntapan dipilih sebagai venue dan diharap hadir tepat pada pukul 14.30 WIB. Untuk kepelatihan sementara, dipercayakan kepada duet Coach Siswanto serta ‘Mbah’ Sambudiana.

“Saya mengharap kehadiran pemain-pemain yang tentu merasa memiliki kemampuan serta kemauan untuk memperkuat Persiba” Ujar Sambudiana.

“Kami akan melakukan seleksi terbuka, tentu warga atau penonton juga bisa menilai. Semua berjalan transparan, semua pemain akan kami data serta pantau” lanjutnya.

Tunggu apalagi, mari kita kawal mulai dari awal. Menyadari kamu atau temanmu memiliki potensi? Silahkan datang.

Feneligiz Cunumplegeanagonos Ezequiel 9onzález

- No Comments -

#Le9end34

Ezequiel mencetak gol perdana pada April 2007 ketika gelaran Divisi 1 kala itu. Hingga akhirnya perlahan tapi pasti Persiba Bantul berhasil menuju ISL setelah melalui masa dualisme. Berkompetisi di empat level berbeda, yakni Divisi 1, Divisi Utama Liga Prima & Liga Super sungguh loyalitas luar biasa bagi pemain asing di persepakbolaan Indonesia.

Kepada persiba.net, eze sempat menuturkan tiga cita-citanya. Pertama, membawa Persiba ke pentas ISL. Kedua pensiun Pesepakbola di Persiba serta terakhir, melihat Persiba tetap eksis di persepakbolaan nasional. “Saya mau latih Persiba, ya kalau diminati nantinya” Ujar Eze.

Kini Eze menjalani hari-harinya sebagai pelatih remaja tim kasta kedua Argentina.
Kami mengucapkan selamat ulang tahun kepada pria yang sempat terkenal dengan rambut gondrongnya ini.

“Terimakasih sekali, salam buat teman-teman di Bantul”. Ujarnya. Pemilik 63 gol untuk tim Persiba Bantul juga mengucapkan terimakasih telah menyimpan nomor sembilan untuknya.

Simpan

Simpan

Tetap Melangkah

- No Comments -

Setelah beberapa kali menunda rapat internal manajemen Persiba Bantul karena sesuatu hal, akhirnya tadi malam manajemen melakukan rapat internal. Pada intinya Persiba Bantul akan mengikuti kompetisi Divisi Utama 2017 yang menurut Kongres PSSI akan digelar pada bulan Maret 2017. “Ya benar, Persiba akan ikut kompetisi tahun ini” kata Manajer tim Endro Sulastomo saat ditemui tim persiba.net.

Tetapi pecinta sepak bola dan suporter Persiba Bantul harus lebih bersabar lagi terkait dengan rencana penyiapan tim menjelang kompetisi Divisi Utama 2017. Karena manajemen baru bisa bertemu Ketua Umum (Ketum) Persiba, Idham Samawi, Selasa sore (25/1/2017). Pertemuan itu nantinya akan membahas langkah-langkah yang akan dilakukan kedepan dalam menyiapkan tim Persiba Bantul. Seperti penentuan pelatih dan komposisi pemain yang nantinya akan memperkuat Laskar Sultan Agung di Divisi Utama 2017.

Dalam rapat internal tadi malam, manajemen berencana akan mengajak semua elemen sepakbola di Kabupaten Bantul salah satunya 3 suporter Persiba Bantul yaitu Paserbumi, Curva Nord Famiglia dan Republik Ultras Fundamental dalam sebuah pertemuan yang akan dilaksanakan setelah manajemen bertemu dengan Ketua Umum Persiba Bantul. Tidak hanya elemen suporter saja pertemuan nanti akan melibatkan Askab Bantul, Pengcab PSSI Bantul dan klub-klub lokal Bantul.

Manajemen Persiba Gelar Polling Pemain Terbaik ISC B 2016

- No Comments -

IKLAN POLLING PEMAIN FAVORIT

Turnamen ISC B telah usai bagi Persiba, namun tidak bagi skuad Persiba. Tim ini menyisakan asa dengan diperkuat dominasi wajah-wajah lokal penuh potensi. Terdapat juga pemain-pemain matang yang menjadi tradisi penghuni Tim.

Kami mengajak kalian untuk memilih pemain terbaik & terfavorit versi kalian di #persibavote2016

Mari samakan persepsi tentang Terbaik & Terfavorit

Terbaik berarti yang menurut kalian paling berandil untuk tim dalam Turnamen. Terfavorit berarti penilaian mutlak subyektif kalian mengenai pemain yang (mungkin) bikin kamu sering banget nonton Persiba / semangat nonton Persiba.

Kirim Format melalui SMS ke 085700480307

Nama sesuai ID
Nama akun FB / Instagram
Pemain Terbaik (alasan singkat)
Pemain Favorit (alasan singkat)

Contoh:

Aliando Alibaba bin AliAli
akun: Aliando bin Alili
Slamet Widodo, karena menjadi pemimpin
Afdal Orlando, karena gantengnya
Satu ID berlaku satu sms . SMS kamu ditunggu sampai 20 September 2016 pukul 12.00 WIB

Akan ada beberapa hadiah dari Persiba.net bagi yang beruntung. Berupa  dua jersey Original Persiba Bantul, tshirt , pulsa dll.
Mari mulai dukung Persiba melalui hal paling kecil!

ramaikan #persibavote2016 di akun sosmed kalian

Persiba Tumbang di Kandang PSBI Blitar

- No Comments -

Tim Persiba Bantul mengakhiri petualangannya di ajang ISC B grup 5 dengan kekalahan tipis 1-0 dari tuan rumah PSBI Blitar. Artinya, di turnamen setengah resmi garapan PT GTS, Wahudi dkk belum sekalipun meraih poin saat laga ‘away’.  Apapun hasilnya, apresiasi patut disematkan pada punggawa Lasulta, pasalnya 90% bermateri pemain asli Bantul!.

Dalam laga yang digelar di Stadion Gelora Panataran Blitar, Sabtu (3/9) gol tunggal tuan rumah dicetak oleh Gufron saat injury time babak pertama. Menerima umpan dari sesktor kanan Persiba, pemain bernomer 17 itu, luput dari kawalan Dhani cs, dan dengan tendangan kaki kirinya menembus sisi kiri kiper Putut Jati Purnomo yang sekali lagi bermain  cukup apik.

Dibabak kedua, permainan Sadam Sudarma tak jua membaik. Meskipun asisten pelatih M Arifin menyuntikan tenaga baru seperti Sarjono, Syaiful Ares serta Jenni, tetap gagal mencetak gol balasan. Bahkan klub yang punya suporter bernama Singo Lodro, nyaris 2 kali membobol gawang Putut. Hingga wasit asal Makassar, Ahmad Jefri meniup peluit panjang, skor tak berubah 1-0 bagi tuan rumah PSBI Blitar.

Menanggapi kekalahan yang kesekian kalinya, asiten pelatih Persiba, M Arifin mengatakan, pemain muda Lasulta hanya kurang pengalaman. “Anak-anak masih saja kurang jam terbang, jadi fokus mereka di awal dan akhir pertandingan sering hilang. Sudah berapa kali kita kemasukan di saat injury time?,” tanyanya kepada  persiba (dot) net. Walaupun sore kemarin ditinggal 3 pilar utama (Slamet Widodo, Johan Manaji serta Syaful Lewnusa) mampu mengimbangi terutama di babak pertama. Namun fisik Wahudi cs terlihat menurun di 45 menit kedua. “Semoga di kompetisi resmi nanti, mereka bisa bermain lebih baik dari sekarang,” pungkas M Arifin.

Wahudi Pimpin Persiba Hadapi PSBI Blitar

- No Comments -

Menghadapi tuan rumah PSBI Blitar di laga pamungkas penyisihan grup 5  ISC seri B, Sabtu (3/9) tim pelatih ternyata memilih menurunkan ‘youngster’ daripada pemain utamanya. Artinya, Sajuri Syahid ingin menambah jam terbang anak asuhnya yang jarang dipasang selama ini. Nama-nama seperti  Afdal Orlando, Esa Ervianto, Kukuh serta Satria Nova  bakal diturunkan di Stadion Gelora Panataran Blitar Sabtu sore besok. 

“Meski minus pemain utama, secara kualitas sebetulnya tidak jauh berbeda, toh pertandingan besok sudah tidak menentukan (lolos 16 besar),” imbuhnya. Dari daftar skuad yang dibawa ke kota indentik dengan sang plokamator Bung Karno, tidak ada nama Slamet Widodo, Johan Manaji, Syaful Lewanusa, Nico Sinurat, Dharmawan Effendi serta Bagus Ramadhani. “Untuk Kapten tim, kita tunjuk Wahudi, karena dia yang senior dan cukup berpengalaman,” tambah asisten pelatih, M Arifin. Tim berjuluk Lasulta sendiri, Jumat (2/9) sore tadi sudah ‘landing’ dengan selamat di kota Blitar.

Gagal ‘happy ending’ di SSA, Persiba Ditahan Martapura 1-1

- No Comments -

Ambisi tuan rumah Persiba Bantul untuk menutup laga kandang terakhir ISC – B grup 5 dengan kemenangan akhirnya batal terealisasikan. Menghadapi tim berjuluk Laskar Sultan Adam di Stadion Sultan Agung Bantul, Minggu (28/8)  kedua kesebelasan harus puas berbagi skor 1-1 lewat pertandingan yang dibumbui aksi ‘kejar-kejaran’ khas sepak bola Indonesia.

Bermain di depan pendukung setianya, Slamet Widodo dkk justru ditekan tim tamu selepas ‘kick off’. Beruntung Persiba memiliki kiper tangguh Putut Jati Purnomo yang beberapa kali mementahkan peluang gol Martapura FC. Saat asyik menyerang, Ramadani, centre back Persiba membuat Stadion Sultan Agung ‘petcah’. Tendangan jarak jauhnya di menit 30 menghujam deras ke gawang M Juni kiper Martapura fc. Sesaat sebelum babak pertama usai, anak asuh Frans Sinatra sebetulnya punya kans menyamakan skor. Wasit Supardi asal Sukoharjo memberi hadiah tendangan penalti setelah gelandang Wahudi ‘hands ball’ di kotak terlarang. Kiper spesialis tendangan penalti pantas disematkan kepada Putut, sekali lagi kepiawaiannya membuat algojo Martapura fc, Syaifullah Nazar gagal menembus gawangnya.

Selepas turun minum, kembali wasit Supardi  membuat keputusan ‘tak populer’ di mata suporter tuan rumah dan punggawa Lasulta. Baru 5 menit berjalan, bek sayap Syaiful Lewanusa dianggap menendang gelandang Martapura, Fahreza Agamal di kotak pinalti.  Tak puas dengan keputusan sang pengadil, Sajuri Syahid meminta anak asuhnya ‘menepi’ sebentar dari lapangan. Namun efek sampingnya beberapa suporter Persiba merasa tim kesayanganya di dzalimi wasit, alhasil terjadilah aksi kejar – kejaran spontan plus lemparan botol air mineral. Namun dengan berbesar hati, Johan Manaji cs mau meneruskan pertandingan. Dan kali ini Aidil Bogel mampu menembus jala Putut. Disisa waktu normal, kedua tim gagal menambah gol namun berhasil menambah jumlah kartu kuning.

Dimata asisten pelatih Persiba, M Arifin, permainan anak asuhnya sudah maksimal. “Kita sudah all out demi meraih 3 poin tapi sayang kinerja wasit sore tadi mengecewakan,” sebutnya selepas laga. Menurutnya, tidak sepantasnya Persiba mendapat pinalti yang kedua karena dinilai ‘diving’. “Fokus anak-anak rusak setelah keputusan penalti tadi,” pungkasnya.

Show MapHide Map