persiba.net

Website Resmi Persiba Bantul

News

Fitness, Menu Latihan Punggawa Persiba Bantul

- No Comments -

IMG_0081

Beberapa hari ini Persiba Bantul sudah melakukan latihan di Bulan Ramadhan. Hal ini penting karena pemain butuh recovery setelah diliburkan selama seminggu oleh tim pelatih Persiba Bantul. Setelah melakukan latihan ringan di Stadion Dwi Windu dihari pertama lalu tim pelatih Persiba Bantul menggelar program latihan beban untuk punggawa Lasulta. 2 hari lalu secara berturut-turut pemain digenjot latihan beban oleh tim pelatih di Virenka Gym Bantul. ‘Ya memang 2 hari kemarin kita programkan latihan beban di Virenka Gym Bantul’ kata asisten pelatih Iksan. Namun saat latihan beban kemarin tidak semua punggawa Persiba Bantul mengikutinya karena ada beberapa pemain yang izin untuk pulang kampung seperti Saiful L dan Dwi Kuswanto.

Latihan beban ini penting karena latihan ini bertujuan untuk meraih kekuatan, daya ledak (power) dan daya tahan otot. Item latihan seperti Leg Ekstension, Back Ekstension, Leg Curl, Sit Up Beban, Leg Press, Chair Squat dan Decline Smith Press. ‘Tujuannya otot-otot para pemain tidak kendur setelah lama tidak melakukan aktivitas latihan dan bermain sepakbola’ imbuh Iksan asisten pelatih Persiba Bantul. Berbeda dengan 2 hari kemarin, hari ini pemain Persiba Bantul melakukan latihan ringan kembali di Stadion Dwi Windu.

Selamat menjalankan ibadah puasa bagi Pecinta Persiba Bantul.

Safari Ramadhan, Kegiatan positif Persiba Bantul

- No Comments -

Setelah melakukan latihan perdana Bulan Ramadhan di Stadion Dwi Windu, Jumat  10 Juni 2016 kemarin. Seperti yang sudah direncanakan oleh tim pelatih & manajemen Persiba Bantul beberapa waktu lalu. Bulan Ramadhan tahun tim Persiba Bantul akan roadshow dibeberapa Kecamatan yang ada di Kabupaten Bantul. Kegiatan ini bukan yang pertama kali dilaksanakan oleh Laskar Sultan Agung , ini adalah kegiatan rutin yang tiap tahun sudah menjadi tradisi Persiba Bantul. Safari Ramadhan ini akan digelar pekan kedua Bulan Ramadhan. Hal ini dibenarkan dengan pernyataan dari media officer Persiba Bantulm, Herry Fahamsyah “Iya memang kegiatan ini sudah kami rencanakan, kegiatan ini akan dilaksanakan mulai minggu depan”. Yang akan menjadi pendaratan pertama tim Persiba Bantul adalah Kecamatan Piyungan tepatnya pertandingan akan digelar di Lapangan Desa Petir Srimartani Piyungan. Klub lokal Srimartani FC siap meladeni dilaga perdana Safari Ramadhan Persiba Bantul.

Selain bertujuan untuk menjaga kondisi fisik para pemain disaat ISC B sementara libur di Bulan Ramadhan kegiatan ini bertujuan ajang silahturahmi pemain Persiba Bantul dengan masyarakat Kabupaten Bantul. Yang tidak kalah penting adalah mempromosikan Persiba Bantul yang kini diperkuat oleh pemain muda asli binaan klub-klub PSSI Bantul. “Menjaga kondisi pemain karena tanggal 16 kita akan main sekaligus meningkatkan lagi animo warga Bantul untuk mendukung persiba yang saat ini diperkuat  hampir 95% pemain lokal Bantul” imbuh Herry Fahamsyah. Untuk jadwal selanjutnya masih menunggu komunikasi antara manajemen dengan beberapa klub lokal Bantul.

Selamat Menjalankan Ibadah Puasa Persiba Fans.

Lagi-Lagi ‘late goal’ Kubur Impian Imbang Persiba Di Martapura

- No Comments -

“Apapun hasil akhirnya, perjuangan anak-anak sore tadi luar biasa. Kalau bukan faktor ‘x’ tentu hasilnya beda,”  ungkap Sajuri Syahid. Sudah bukan rahasia lagi bila korp pengadil di Indonesia lebih berpihak ke tuan rumah. Terlepas dari esensi awal olahraga yakni menjaga sportifitas.

Pejuang-pejuang pengusung panji Persiba Bantul di Stadion Demang Lehman, Banjar, Kalsel, Sabtu (4/6) sungguh tampil luar biasa. Dari penjaga gawang Putut, hingga Dharmawan ‘hama’ di posisi ujung tombak, mampu mengimbangi jawara sementara grup 5 ISC (seri B).  Erdin P nyaris membobol gawang Juni Irawan di menit 35, sayang masih melenceng beberapa centi dari tiang kiri Martapura FC. Yang paling ‘heroik’ tentu saja penampilan kiper Putut Jati Purnomo. Puncaknya ketika mampu menepis tendangan penalti tuan rumah saat memasuki menit 80. Tendangan 12 pas ini diberikan Wasit karena menilai Putut melanggar Aidil Bogel saat tinggal berhadapan satu lawan satu. Namun pemain yang satu itu jualah yang mengubur impian imbang di Stadion Demang Lehman. Tepat di menit 90, Bogel berhasil memperdaya Putut sehingga tuan rumah menang 1-0 atas Persiba. Tak ada tambahan waktu, meski pertandingan sempat terhenti 7 menit, usai pemain Persiba protes saat Wasit menghadiahkan tendangan penalti di menit 80.

Walhasil ‘quattrick’ kekalahan ini tak anyal membuat Lasulta terdampar di posisi akhir klasemen grup 5.  Mengemas nilai 3 dari 5 pertandingan. Untuk laga selanjutnya, PT GTS  selaku operator turnamen ISC memutuskan dilaksanakan kembali setelah lebaran.

 

Andalkan Johan + Strategi Bertahan

- No Comments -

Akhir pekan ini, Persiba Bantul harus menjalanai ‘away’ berat di Stadion Demang Lehman, kandang tim pemuncak klasemen ISC (seri B) grup 5, Martapura FC. Di atas kertas, Slamet Widodo dkk bakal sulit menandingi kekuatan klub asal Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. Namun, pelatih Sajuri Syahid tak ingin anak asuhnya kalah sebelum bertanding.

“Secara realistis jelas kami kalah kualitas, tapi dalam sepak bola semua bisa saja terjadi, tinggal bagaimana anak-anak menjalankan instruksi,” papar pelatih ber-lisensi A Nasional ini.

Martapura FC dibawah kendali ‘coach’ Frans Sinatra memang tengah menggila terlebih bila main di kandang. Sedang Aidil Bogel menjadi pemain yang harus diwaspadai barisan pertahanan Lasulta. Striker bernomer punggung 7 ini, tipikalnya mirip Sarjono, cepat, lincah, finishing-nya tajam walau kerap sebagai ‘super sub’.

 

Guna meredam Laskar Sultan Adam, julukan lain Martapura FC, strategi bertahan kembali dipilih Sajuri meski riskan kebobolan. “Pilihan pemain terbatas, sebisa mungkin jangan membuat kesalahan mendasar (sepele) di area penalti. Dan setiap ada  ‘counter attack’  maupun bola-bola mati, Johan Manaji  harus bisa memaksimalkan kesempatan,” tegasnya. Harus diakui, penampilan pemain klub lokal Melati Muda ini terbilang cemerlang, disaat Persiba Bantul tengah puasa kemenangan.

Lasulta Kandas Oleh Persinga Di SSA

- No Comments -

IMG_9228ghj

Sempat merasakan euforia kemenangan usai tendangan penalti Johan Manaji di menit 77 membuat Persiba unggul 1-0, namun petaka 5 menit jelang laga usai, merusak mimpi skuad muda Lasulta revans atas Persinga.

“Harus diakui mentalitas anak-anak belum matang, masih butuh jam terbang. Emosi gampang terpancing apabila Wasit dinilai berat sebelah,” sebut pelatih tuan rumah, Sajuri Syahid, di ruang pers Stadion Sultan Agung, Minggu (29/5). ‘Hattrick’ kekalahan ini membuat Persiba  makin tak beranjak dari posisi bawah grup 5  ISC (seri B) pekan ke empat.

Sejak Wasit Kuspriyanto meniup peluit ‘kick off’ babak pertama, Johan Manaji cs lebih menekan dan mempunyai 2 peluang emas. Tendangan keras Dharmawan Effendi di menit 22 masih bisa di blok M Pujiantoro, kiper Persinga. Selanjutnya ‘shooting’ Dhani juga gagal membuahkan gol.

Masuknya Sarjono diparuh kedua laga, membuat serangan Persiba lebih berbahaya. Puncaknya ketika kemelut di area penalti Persinga pada menit 77 berbuah tendangan 12 pas. Johan Manaji dengan dingin menaklukan kiper M Pujiantoro  serta merubah papan skor menjadi 1-0.  Sayang, gol penyeimbang kedudukan tim tamu di menit 85 oleh Slamet Larso, justru meruntuhkan moral Slamet Widodo dkk. Puncaknya ketika  menit 90, Aiman Zul Azmi memperdaya barisan pertahanan Persiba, sekaligus menutup skor 1-2 untuk tim berjuluk laskar ‘Alas Ketonggo’.

Seperti ‘de javu’ kala kebobolan di menit akhir ketika melawan PSS Sleman, menunjukan tim muda Persiba memang harus lebih banyak jam terbang. “Saya tak akan menyalahkan si A atau si B, biarlah menjadi pengalaman berharga di kemudian hari. Jangan sampai  anak-anak malah makin ‘down’ mentalnya,” pungkas Sajuri

 

Sajuri Ingin 3 Poin Dari Ngawi

- 2 Comments -

Ngawi, kini mulai mencuat namanya di persepak bolaan Indonesia, seiring kesuksesan menembus final Piala Kemerdekaan 2015. Bukan lantaran lagu ‘Dalan Anyar’ yang dipopulerkan oleh Didi Kempot. Dan karena Persinga Ngawi juga, Persiba pernah merasakan ‘patah hati’ usai di eliminasi 3-2 di fase semifinal Piala Kemerdekaan 2015. Hari Minggu (29/5) besok, Lasulta kembali kedatangan klub berjuluk laskar ‘Alas Ketonggo’ di Stadion Sultan Agung Bantul, dalam lanjutan ISC (seri B) grup 5 tahun 2015. Kini, bisakah Dharmawan ‘hama’ dkk mampu membalaskan rasa ‘sakit hati’ atas Ngawi ?

 

Menilik rekor pertemuan kedua tim hingga saat ini boleh dibilang seimbang. Sama-sama sekali menang dan sekali imbang.

1. 18 Feb 2015 (uji coba ) SSA  – Persiba menang 4-0 lewat gol  Yanuar R (2), Dicky F, Sarjono

2. 18 Agst 2015 (P K 2015)  SSA – Persiba 1-1 Persinga. Gol Persiba oleh Ugiek sedang Persinga dicetak Slamet Haryadi.

3. 10 Sept 2015 (semifinal PK 2015) Persinga menang 3-2. Gol Ngawi dibuat Afif Rosidi, Harris Adyatma, Slamet Sampurno. Sementara gol Persiba di torehkan M Choiron dan Johan Manaji

 

Materi pemain terkini kedua tim 90% berubah pasca Piala Kemerdekaan. Hanya nahkoda-nya yang masih sama. Persinga tetap di besut M Hasan, serta Sajuri Syahid di kubu Persiba. Bermain di depan pendukungnya sendiri, tentu targetnya 3 poin mutlak. Namun untuk merealisasikan di lapangan, Sajuri musti mencari formasi tepat ditengah keterbatasan skuad. “Lawan Ngawi (Persinga) saya ingin memasang 2 striker sejak awal. Komposisinya sudah saya dapatkan. Tinggal memantabkan lini belakang saja,” tutur Sajuri. Bukan rahasia lagi, Persiba kerap menggonta-ganti formasi yang jadi titik terlemah tim hingga sekarang ini.

‘Good News’ nya  adalah kondisi sang kapten Slamet Widodo. Sempat dikabarkan cidera punggung, Minggu (29/5)  bek sentral asli Imogiri ini siap tampil bersama rekan setim. “Insyaallah Minggu besok sudah fit lawan Persinga, minta doanya saja agar kita bisa menang,” terang Slamet Widodo pada Persiba (dot) net.

Tampil Cemerlang, Persiba Gagal Curi Poin Derby

- 3 Comments -

IMG_0531

Laga penuh gengsi dihelat dalam lanjutan ISC Seri B Grup 5 pada Senin (23/5) kemarin. Persiba Bantul musti bertandang ke Maguwoharjo di matchday ketiga Persiba. Sedikit gambaran sebelum match, PSS berada di peringkat kedua, sedangkan Persiba di peringkat kelima. Grup 5 sendiri merupakan grup dengan persaingan paling ketat sejauh ini dimana semua tim sudah meraih kemenangan dan kekalahan.

 

Bermain Aman di Babak Pertama

Seluruh isi Stadion memulai pertandingan dengan mengheningkan cipta untuk penghargaan terhadap meninggalnya suporter PSS. Kickoff dimulai dengan gemuruh luar biasa penonton yang berjumlah 21.000 lebih.

PSS melakukan inisiatif serangan dengan mendominasi jalannya babak pertama. Persiba hanya sesekali mengandalkan serangan balik melalui kecepatan Orlando & Jeni. Pada match ini Jeni dipasang sebagai winger, sedangkan Erdin digeser ke belakang menjadi bek kanan.  Satu peluang didapatkan Tri Handoko di menit ke-16, ketika tangkapan Putut tidak sempurna. Plessing ke gawang yang kosong mampu di blok SW19. Setelahnya tidak ada peluang-peluang berarti hingga 20 menit awal pertandingan. Persiba terlihat bermain aman di bawah komando Slamet Widodo. Gol untuk tuan rumah terjadi di menit ke-30 ketika umpan lambung yang gagal dihalau menjadi pantulan liar. Erdin & Dhani yang terlihat kaget tak bisa mencegah Tri Handoko yang mendapat ‘durian runtuh’ di posisi tepat.

Di sisa babak pertama , tempo permainan meningkat.  Dua shoot dari Afdal Orlando dalam kurun lima menit masih sangat lemah & bahkan melambung meski tanpa penjagaan.  Pada menit ke-36 lagi-lagi shoot jarak jauh tanpa penjagaan hanya pelan , kali ini dari Jeni. Persiba menutup babak pertama dengan pergantian pemain. Orlando out , Sarjono in. Babak pertama 1-0 untuk Elja.

 

Babak Kedua Permainan Cepat Tersaji

Tak sia-sia penonton membeli tiket derby sore itu. Permainan babak kedua menyuguhkan adrenalin tersendiri bagi kedua kubu. Peluit kickoff babak kedua, Persiba langsung mengambil inisiatif serangan. Beberapa detik setelah kickoff, Persiba mendapat tendangan bebas. Freekick Johan menemui Hama, sayang bola hilang.

Sedangkan PSS yang pemainnya memiliki postur lebih berisi dari Persiba mencoba bermain tenang dan mendominasi. SW19 kembali melakukan blok di depan Putut, ketika Dicky nyaris one on one dengan Putut.  Energi positif terus ditunjukkan Sarjono dengan terus berlari & berani duel di sektor kanan PSS. Dua kali Jono lolos hingga kotak penalti, sayang crossing kaki kirinya selalu terlalu tinggi. Pemandangan lain yang sering dijumpai adalah duel Johan melawan Busari di lini tengah.

Persiba menambah daya dobrak dengan memasukkan Afriza Hendra di menit ke-68 menggantikan Jeni. Sentuhan pertama Afriza memberi terobosan bagi Sarjono, crossing ketiga Jono menemui Hama, namun sundulannya tipis di samping gawang PSS. PSS bukan tanpa peluang, justru makin menjadi. Beberapa kali tembakan Busari selalu shoot on target, namun Putut tampil lebih tenang kali ini. Pada menit ke-77, terobosan Johan Manaji menembus dua palang pintu PSS, umpan daerah yang menemui Sarjono ini memaksa pemain asal Gunungkidul ini dijatuhkan di sektor kanan PSS. Freekick untuk Persiba.

Johan Manaji berinisiatif mengambil tendangan setelah berembug dengan Sayful. Tak perlu mengambil ancang-ancang jauh, lengkungan indah bersarang di pojok kanan gawang PSS. 1-1 kedudukan imbang. Sebelumnya Johan selalu melakukan tendangan bebas saat melawan Mojokerto maupun Madiun dengan kualitas konsisten.

Pertandingan berjalan lebih cepat dan panas. Hujan umpan lambung pun diperagakan tuan rumah. Beberapa kali terjadi kerumunan hampir seluruh pemain di kotak penalti Persiba. Akhirnya kali ini bola menemui Tri Handoko di menit ke-90. Pertandingan pun berakhir 2-1 dalam keadaan yang sudah cukup gelap.

Dijumpai tim Persibanet, Putut sang kiper berujar sudah bermain maksimal, keadaan non teknis jadi alasan tersendiri. “Bukan mencari alasan, tapi kickoff babak kedua yang terlambat membuat pertandingan berakhir dalam keadaan yang lebih gelap” .

“Saya pribadi memohon maaf belum bisa mencuri poin , semua sudah maksimal, teman-teman juga bermain sangat baik. Jika mempertahankan ritme seperti ini Insha Allah kita bisa menyapu bersih kemenangan laga kandang” ujar pencetak gol , Johan Manaji.

 

Target Sapu Bersih Laga Kandang

Persiba kembali berlaga dalam lanjutan Turmanen ini pada hari Minggu 29 Mei 2016 nanti. Kick off dipastikan jam 19.00 WIB malam hari.

“Kickoff malam hari karena ada beberapa agenda termasuk pacuan kuda di sore harinya” , Herry Fahamsyach selaku Media Officer menjelaskan.

Dukung terus Persiba Bantul. Mari padati SSA & ajak teman-teman serta Keluarga

 

#believelocalteam

 

CATATAN:

  • Nico Sinurat absen lantaran akumulasi kartu kuning, kembali bisa bermain saat lawan Ngawi
  • Johan Manaji layak mendapat kredit tersendiri di laga derby
  • Johan sudah mencetak dua gol & satu assist

Persiba Gagal Menangi ‘Derby’ Jogja

- No Comments -

Laga ‘derby’ Jogja antara tuan rumah PSS Sleman versus Persiba Bantul, secara dramatis akhirnya dimenangi klub berjuluk ‘Super Elja’ dengan skor tipis 2-1. Tim besutan Seto Nurdiyantoro pantas berterima kasih pada striker bernomer punggung 10, Tri Handoko, yang mencetak gol penentu kemenangan menjelang waktu normal berakhir sekaligus pencetak gol pembuka di menit 31.

Meski kecewa dengan hasil akhir, Sajuri Syahid mengaku puas dari penampilan anak didiknya dalam lanjutan ISC (seri B) grup 5 di Maguwoharjo International Stadium (MIS) Sleman, Senin (23/5). “Perubahan formasi dan pemilihan pemain kali ini menunjukan peningkatan daripada saat di Mojokerto,” ujarnya selepas laga. “Di babak pertama anak-anak masih gugup karena ini laga ‘derby’  tapi di babak kedua kita bisa memberi perlawanan,” tambah Sajuri. Beruntung, PSS Sleman juga bermain di bawah ‘form’ selama 90 menit, meskipun unggul jauh secara ‘ball possesion’.

 

Terpisah, gelandang serang andalan Persiba yang kemarin sore sempat membuat pendukung tuan rumah terhenyak di menit 77 lewat gol ‘free kick’ cantik, Johan Manaji, sangat mengapresiasi semangat bertanding rekan se-tim nya. “Derby yang luar biasa, kita yang 80% skuad muka baru dan muda-muda bisa memberi perlawanan,” terang pemain binaan Melati Muda kepada admin persiba (dot) net. Bahkan setengah bercanda, Johan mengaku, bisa mencetak gol meskipun akhirnya kalah  itu seperti  ‘sakitnya tuh disini’. “Semoga progres permainan teman-teman bertambah baik dari laga ke laga, serta mohon dukungannya sePersiba berlaga,” pungkas Johan.

 

aritkel : by anfil

Ubah Formasi Hadapi Derby

- 1 Comment -

Sajuri Syahid tampaknya tak ingin mengulang kekalahan mencolok saat menghadapi tim tetangga PSS Sleman, Senin (23/5). Dari hasil evaluasi tim pelatih, pembenahan akan di fokuskan pada sektor pertahanan. “Ada perubahan pemain di ‘centre back’ serta ‘wing back’ yang berbeda saat lawan PSMP kemarin,” terang Sajuri. Imbasnya, dalam dua hari beruntun, Johan Manaji dkk digenjot dua kali laga ujicoba melawan tim lokal. Hari Kamis (19/5) menghadapi Melati Muda menang 8-0, sementara di hari Jumat (20/5) juga mengalahkan tim PORS Segoroyoso 1-0.

Terkait strategi menghadapi ‘derby’ nanti, Sajuri Syahid kemungkinan memilih opsi memakai 2 gelandang bertahan plus bermain menunggu. Alasannya jelas karena kualitas pemain tuan rumah (PSS) rata-rata diatas anak didiknya. “Yang pasti lini pertahanan harus fokus, sembari melakukan ‘counter attack’ semoga saja hasilnya sesuai rencana,” pungkasnya. Selain itu mental pemain Persiba kudu lebih siap, terlebih suporter PSS Sleman sangat intens dalam mendukung sepanjang laga. Berkaca dari ‘away’ pertama di Mojokerto, tentu kita berharap mentalitas Lasulta akan lebih kuat saat ‘derby’ nanti.

 

 

Pengalaman Berharga Skuad Muda

- 5 Comments -

IMG_54450

Persiba menghadapi tuanrumah PSMP Mojokerto dalam lanjutan ISC B 2016. Bermain di Stadion Gajah Mada Mojosari, PSMP berhasrat meraih tiga poin pertama mereka di Kompetisi ini.

BABAK PERTAMA
Persiba memulai laga dengan sangatburuk. Inilah gol tercepat yang menghujam gawang Persiba sepanjang sejarah klub.Diawali kesalahan Nico menghalau bola ,pantulan bola liar dimanfaatkan pemain lawan. Nico yang mencoba melakukan tackle, kehilangan momen hingga berbuah penalti di menit pertama. Kapten tuanrumah, Heru Setiawan berhasil mengecoh Kiper anyar Persiba, Dwi Kuswanto.
Mendominasi sepanjang babak pertama, Persiba kembali dikagetkan melalui gol kedua tuan rumah melalui aksi solo run Saddam Hussein di menit 34. Belum sempat mengembalikan ritme permainan, Persiba kecolongan lewat gol spektakuler Rian Wahyu pada menit ke-37.
Tendangan jarak jauhnya menggantung melewati Kuswanto yang out position. Setelah datang gol ketiga, terlihat sisa babak pertama permainan Persiba makin berantakan. Blunder Nico Sinurat di menit ke-44 ,hampir berbuah gol keempat. Babak pertama ditutup dengan skor mencolok 0-3.

BABAK KEDUA, MOMENTUM TERLAMBAT
Di awal babak kedua, Sajuri mengganti Nico dengan M.Arief. Sarjono pun dimasukkan menggantikan Ghulam untuk mempertajam serangan. Seperti babak pertama, Persiba begitu mendominasi dengan permainan cantik & rapi. Lagi-lagi peluang-peluang emas setidaknya tiga kali dari Hama gagal dimanfaatkan. Gol bagi tuan rumah datang lagi di menit ke-47, Rian Wahyu dengan cerdik memanfaatkan salah komunikasi Jeni dengan Wahudi. Shoot lemahnya masih bisa menembus jala Persiba.
Persiba bukan tanpa peluang, serangan bertubi-tubi selalu hanya membuahkan sepak pojok hingga shoot melambung. Sedangkan PSMP yang bermain cerdik hanya memanfaatkan serangan balik, termasuk dari sundulan pemain mungil Calvin Mario. Mobilitas Johan Manaji yang terus memompa semangat kawan-kawannya, berhasil berbuah gol. Umpan cantik Saddam Sudarma mampu diselesaikan dengan manis melalui sundulan di menit 70. Tertinggal 5-1, Persiba terus menggencarkan serangan terutama melalui dua wingback Dhani maupun Sayful. Lengkungan-lengkungan memanjakan dari Sayful gagal dimanfaatkan Hama maupun Sarjono. Padamenit ke-82, passing terobosan Johan Manaji melewati tiga pemain dan menemui ErdinPratama. Dengan tenang Erdin memplessing bola datar ketiang jauh.
Gol !Persiba 2, PSMP 5.
Gelombang serangan Persiba ternyata menjadi bumerang. Calvin Mario yang merupakan tenaga segar penuh kecepatan, sekali lagi membobol gawang Bantul melalui counter attack cepat.

MENGKATROL MENTAL
Setelah match & Evaluasi, Kepada Persiba.net, Sajuri Syahid mencoba berusaha mengangkat kembali mental pemainmudanya.
“Kesalahan ada di tiga gol awal yang hanya butuh setengah jam. Ini laga keluar pertama anak-anak. Mereka sudah bermain bagus mendominasi permainan, namun tuanrumah lebih cerdik dan beruntung. Semua gol mereka bukandari proses, tapi kesalahan kami sendiri”
Jelan glaga away melawan PSS Sleman, Sajuri berharap mental & semangat anak asuhnya kembali naik.
“Kami rasa, persaingan Grup 5 ini yang paling berat diantara grup lain. Madiun berhasil mengalahkan Blitar secara mencolok juga 6-1. Semua skor tak bisa diprediksi sehingga menjadikan grup ini merata” imbuh Pelatih Kiper Agus Marwanto.

Show MapHide Map