persiba.net

Website Resmi Persiba Bantul

Sejarah

OPEN PRE ORDER PERSIBA BANTUL JERSEY LIGA 2 2017

- No Comments -

Penjualan Jersey resmi merupakan salah satu sumber pemasukkan terbesar tim Persiba Bantul selain ticketing. Persiba Bantul kembali membuka pemesanan jersey resmi untuk mengarungi Liga 2 2017.

Keterangan umum: Semua jersey bersifat ORIGINAL (tidak ada replika) . Pihak Reds! tidak menggunakan nameset polyflex musim ini. Pemesanan dibuka dengan dua kualifikasi pemesanan yaitu versi SPONSOR (Gojek + Corsa) dan versi BANTUL (Bantul Harmony) :
1. POLOS (Tanpa nameset, tanpa patch Liga 2, dengan sponsor/Bantul)
2. FULL (Dengan nameset , dengan patch Liga 2, dengan sponsor/Bantul)

Harga
> Home & Kiper POLOS @ IDR 200 k
> Away Polos IDR 215 k
> Home & Kiper FULL @ IDR 235 k
> Away FULL IDR 250 k

Nama & Nomor pemain yang bisa dipesan :
1. PUTHUT, jati (Kiper)
2. SUTSUGA , arief
4. M. ARIEF
5. SATRIA NOVA
6. HASNUL RIFAN
8. JOHAN , manaji
9. EZEQUIEL , gonzalez
10. GINANDARU, gesang
12. ARI KUSWANTO (Kiper)
13. JENI GILANG , sapta
14. ERDIN. P
16. PANJI, susanto
18. BUSTOMI
19. SLAMET. W
20. NUNUNG, dwi cahyo
22. SARJONO
23. DHANI, bagus
24. DAVID. A
25. REJA, eka
27. JUNAIDI, achmad
28. ANDRE , eka
44. ANDI SANDRIA
77. WAHUDI , idrus

Cetak tebal merupakan nama punggung.
Cara pemesanan :
1. Melalui BBM Redswm di D2377A27 untuk yang berdomisili di DIY atau Bantul
2. Datang langsung ke Redswm jl parangtritis km 8,3 . Open daily setiap 10.00 – 16.30 WIB
3. Melalui WA ke nomor baru kami 0857 1111 5077 bagi yang berdomisili luar kota / luar negeri (sistem kirim)
4. Pilih salah satu saja sistem pemesanan di poin 1, 2 atau 3 (jangan dobel ya)
5. Ketik FORMAT : PERSIBA HOME / AWAY / KIPER__Versi SPONSOR atau BANTUL _nama_alamat_akun medsos(fb/instagram)__home/away__ukuran (sertakan nomor hp via bbm)
6. DP minimal Rp 100.000
7. Pengiriman via POS , WAHANA , JNE , JNT & EMS (luar negeri)
9. Visual asli jersey bisa dicek juga di akun instagram maupun fanpage official Persiba Bantul
10. Jersey hanya diproduksi sejumlah pesanan dan tidak diproduksi ulang.
11. Pemesanan ditutup tanggal 5 MEI 2017

Terimakasih, maturnuwun kesadaran membeli yang asli. Selain pasti keuntungan bagi tim, meneruskan program pihak Reds! sejak tahun 2013, setiap nama pemain yang kalian pilih di jersey, akan ada reward (menyisihkan dana) bagi pemain yang kalian pilih tersebut.

#PersibaBantul #SEjatineKETara #StoryOfHistory #COYLSA

Tak Pernah Cepat Puas (Erdin Pratama)

- No Comments -


Musim lalu, pemain ini tampil di seluruh pertandingan ISC B. Sebuah pengalaman baru ketika dia memerankan banyak posisi dalam sebuah turnamen singkat. Debut bersama tim profesional diawali bersama Persiba Bantul menjadi kebanggaan baginya.

“usia saya masih sangat muda, diinginkan Persiba tentu menarik” ujarnya musim lalu ketika berusia 18 tahun.

Erdin Pratama, pemuda kelahiran Bantul ini menjadi tulang punggung baru Laskar Sultan Agung.

Erdin memulai karir di Klub lokal di bawah naungan Kompetisi Bantul, Pors Segoroyoso. Karirnya berkembang cukup pesat ketika menjadi anggota skuad Popwil pada 2014. Pada 2015 pun namanya masuk dalam skuad Pra Pon DIY. Setelah step by step dilalui, Erdin diincar beberapa klub salah satunya PSIM Yogyakarta yang mendapat rekomendasi dari Seto, eks pelatihnya di jenjang Pra Pon. Namun akhirnya Erdin lebih memilih membela Persiba Bantul di gelaran ISC B musim lalu.

Musim ini menjadi musim pertamanya menjalani debut di liga resmi PSSI. Erdin tak menampik hasratnya yang begitu menggebu menunggu Liga bergulir.

“saya anggap kegagalan ISC sebagai pemanasan. Kini saya harap kita bangkit” imbuhnya.

Seperti kita ketahui, Erdin sering mengemban beberapa posisi, dia akrab di winger kanan serta mengisi pos bek kanan. Di era Purwanto Suwondo, Erdin ‘disulap’ menjadi kreator serangan yang ditempatkan di belakang Nunung. Posisinya membuatnya leluasa mengeluarkan kreasi. Kini, satu post starting eleven nampaknya sudah digenggam pemuda yang mengidolakan Leo Messi.

“Anak ini punya potensi sebagai gelandang serang. Ya, nanti teman-teman (pendukung) yang menilai” dikutip dari Purwanto via Persiba.net

Seperti membalas komentar Coach, Erdin mengungkapkan akan bertanggung jawab membalas kepercayaan.

“Di tangan pelatih sekarang pemain lebih percaya diri, disuruh mengeluarkan kemampuan terbaik. Selalu memotivasi di pinggir lapangan”

Sebagai pesepakbola yang membela tanah kelahiran, Erdin mengajak adik-adik di Bantul untuk tak ragu mematangkan bakatnya agar kelak bisa mencicipi tampil bersama Persiba.

“Ya harus percaya diri, semua profesional, tenaga berpengalaman dari pemain luar daerah juga selalu bertukar ilmu. Jangan sia-siakan kesempatan”

Erdin pun berharap suporter maupun pandemen Persiba kembali memadati Stadion Sultan Agung. Liga hanya akan tinggal menghitung hari, mari kita genapi semangat-semangat tak pernah lelah dari Erdin Pratama dan kawan-kawan.

Komitmen & Ketegasan (Persiba Bantul Corner)

- No Comments -

Sesuai rencana yang dicanangkan sekitar dua tahun lalu, Persiba Bantul mulai berinisiatif melakukan penjualan resmi. Meski bentuk fisik (store) masih dalam tahap penjajakan sarana, namun niat manajemen untuk menjual merchandise legal bakal direalisasikan perlahan secara online. Persiba Bantul Corner atau lebih fasih disebut Bantul Corner akan segera dioperasikan sejalan Liga 2 yang akan segera berlangsung.

“Dulu ada Paserbumi shop, tapi mereka sebatas komunitas. Ada pula Redswm pada 2010-2014 sempat official merch, tapi sejalan fokus apparel tim, kami membuat Bantul Corner ini” Ujar Herry Fahamsyach pada Persiba.net

Manajemen memilih grup facebook (FB) lantaran akses simple, komunikasi serta kecepatan dalam bertransaksi. Setiap produk yang dititipkan di Bantul Corner akan mendapat keuntungan yaitu :
1. Legalitas Hukum
Seluruh produk yang dijual di Bantul Corner akan menjadi produk resmi dengan ‘restu’ di bawah PT BJU (Bantul Jaya Utama). Manajemen tak segan menindak tegas siapa saja yang memanfaatkan brand Persiba Bantul di luar ijin PT BJU beserta Bantul Corner. Termasuk pedagang kaki lima yang akan dikoordinasi.
2. Mobile Store (Car mobilitas)
Tak sebatas online. Persiba akan segera menjajal jemput bola, melalui penjualan mobilitas. Seluruh barang yang dititipkan akan disertakan ketika Persiba menjalani laga resmi di SSA, roadshow , promosi tim, serta acara lain.
3. Endorse Pemain
Pemanfaatan pemain akan dilegalkan bagi penjual yang menitipkan produk di Bantul Corner. Sejauh ini menjamur endorse ‘ngawur’ yang menjual produk-produk Persiba. Hal ini tidak dibenarkan secara etika hukum karena pemain terikat kontrak dengan tim.

Tunggu apalagi! Ingin produk bertemakan Persiba Bantul versi kamu dikenal? Kami menghimbau untuk segera mendaftarkan produkmu di Bantul Corner melalui WA 085691411990 . Segera kunjungi Grup FB kami di :

https://www.facebook.com/groups/Bantulcorner/

Manajemen juga berharap ada laporan mengenai jenis pelanggaran terkait pemanfaatan brand Persiba Bantul. Dibutuhkan kesadaran dan kerjasama dalam membangun tim yang lebih solid dan mandiri.

Palang Pintu Lokal Loyal (M Arief)

- No Comments -

“Dulu waktu kecil kalau nggak salah SD, naik sepeda ke stadion. Mau masuk gratis, ngusungkan dagangan bakul bakpao” Ujar Arief, bek muda asli Bantul mengisahkan dengan bahasa sekenanya. Arief kecil memang fans Persiba Bantul sejati. Dari mulai era Michael Ndubuisi hingga musim terakhir Ezequiel Gonzalez selalu dia simak. Seperti mimpi di siang bolong, Arief bahkan sudah memulai debut di usia 18 tahun musim lalu di ISC B.

Meski secara kuantitas belum sering tampil, bek berpostur 182 cm ini memiliki kualitas ke depannya. Mengawali pendidikan olah bola di SSB Pors Segoroyoso, Arief menapaki karir bertingkat, mulai dari Protaba Bantul serta Porda 2015 sekaligus menjadi kapten tim. Penampilan Persiba yang babak belur di ISC B justru dijadikannya pengalaman berharga. Muhammad Arief pun ingin optimal ketika pelatih memberinya kesempatan bermain.

“Komposisi pemain musim ini lebih baik, ya harus optimis” ujarnya kepada Persiba.net

Pemain yang akan mengenakan nomor punggung 4 ini menyebut kedatangan Purwanto memberi semangat signifikan bagi tim.

“Pelatih memberi pesan, semua pemain itu dianggap sama, punya tanggung jawab masing-masing”

Keunggulan Arief ada di bola-bola atas termasuk saat membantu penyerangan. Dia menceritakan sedikit banyak belajar dari gaya bermain Sergio Ramos. Headingnya ketika merangsek ke depan menjemput set piece bisa jadi nilai lebih.

“Saya selalu melatih sundulan setiap dapat kesempatan sepak pojok terutama”

Di mata sesama punggawa, Arief seperti pencair suasana dalam Tim. Sosoknya yang jenaka membuat hiburan tersendiri. Bahkan, Asisten Pelatih Sambudiana mengerti sikap-sikap pemain yang kerap dipanggil ‘Kelinci’ ini.

“Dia itu seneng ‘nyelelek’ , tapi saya akui di lapangan dia serius dan fokus. Anak ini berpotensi” Ujar Mbah Sam.

Mimpi masa kecil, semangat membela daerah serta potensi yang ada padanya patut kita simak.

Padati SSA di setiap laga, mari Persibakan lagi Kabupaten Bantul!

Sponsor Utama Putaran Pertama

- No Comments -

Persiba Bantul resmi bekerjasama dengan Go-Jek Indonesia. Keseriusan aplikasi ojek online dalam membangun kembali gairah sepakbola nasional tak main-main. Setelah menjadi brand resmi penyelenggara Liga Indonesia, Go-Jek juga menjadi sponsor beberapa tim Liga Indonesia. Persiba Bantul menjadi salah satu tim pilihan Go-Jek bukan tanpa alasan, kekhasan, keunikan serta keseriusan pengelolaan tim menjadi faktor utama. Tak ada salahnya mulai mencoba layanan-layanan variatif yang disajikan Go-Jek bukan?

Corsa resmi menjadi bagian ‘keluarga’ Persiba Bantul, setelah meneken kontrak sponsorship satu musim ke depan. Corsa merupakan produsen ban motor produksi Indonesia dengan skala internasional. Corsa tak asing lagi dalam persepakbolaan nasional setelah beberapa tim besar sempat ditangani sebut saja Persib Bandung & Persija Jakarta . Dalam salah satu poin draft, jalinan kontrak ini akan berpotensi bertahan hingga tiga tahun ke depan bila Persiba mampu bertahan di Liga 2. Ayok! jangan lupa segerakan ganti ban sepeda motormu untuk performa yang lebih apik !

Dihubungi Persiba.net , manajemen tak menyebut angka nilai kontrak dua brand raksasa ini. Namun dilansir dari beberapa media cetak menyebutkan nilai kontrak menembus nilai ratusan juta. Hal itu juga dilihat dari kepastian dua brand tersebut terpampang di bagian depan (utama) jersey Persiba Bantul musim ini.

Reds Wearmerch (Reds!) yang bergabung dalam program mandiri Persiba Bantul sejak 2009 merupakan ‘home’ apparel Persiba Bantul terhitung dalam lima tahun terakhir. Tercatat nilai kontrak yang menguntungkan tim hingga 50-100 juta rupiah menjadi nilai plus brand asli Bantul ini. Budaya bangga berjersey pun terbangun tidak instan. Reds! tercatat berturut-turut masuk nominasi jersey terbaik Goal(dot)com sejak 2014 hingga 2016. Pada tahun terakhirnya, jersey Persiba Bantul menempati peringkat ketiga dunia di portal olahraga tersebut. Masih nggak malu jajan jersey palsu?
Desamart merupakan terobosan pasar dengan pemberdayaan karya-karya lokal serta sumber daya pangan alami di dalamnya. Desamart yang berlokasi di kompleks Balai Desa Dlingo, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul ini juga menyediakaan berbagai kebutuhan pokok dan sehari-hari warga. Inisiatif mandiri dalam terpaan pasar berkedok modernisasi, menjadi semangat yang sejalan dengan Persiba yakni menjaga cita rasa tradisional khas daerah. So, terbawa modernisasi sah-sah saja, tapi jangan sampai hanyut ya.

Persiba Bantul official juga akan menggalakan program penjualan resmi tim satu pintu, hal ini untuk membrantas penjualan liar yang mengklaim memberi andil dana untuk Persiba Bantul.
“Kami akan tindak tegas kepada siapa saja yang main-main, termasuk online” tegas Manajer Persiba Bantul, Endro Sulastomo.

Sponsor utama yang terakhir adalah, kalian, suporter & pandemen Persiba Bantul! Dukungan, ticketing, jersey, doa dan segala totalitas kalian yang akan membuat tim ini tetap eksis.

Itulah sekilas sponsor utama Persiba Bantul di Liga 2 2017, sesuai judulnya, bisa jadi, pada putaran kedua sponsorship bertambah seiring prestasi tim yang membaik. aamiiin.
Mohon doa restu. Mari Bangun kembali Persiba Bantul!

Jaga Kekompakkan

- No Comments -

Persiba Bantul memetik hasil tak sia-sia ketika harus meladeni tuan rumah Madiun Putra akhir pekan kemarin (8/4). Gol semata wayang Nunung DC, menjadi klimaks dominasi Persiba selama pertandingan.

Berlaga di bawah ‘teror’ suporter tuan rumah yang memadati Stadion Wilis, Slamet Widodo dkk bisa meredam secara dingin melalui permainan ball possesion efektif. Statistik Persiba.net menunjukkan penguasaan bola berakhir 60 : 40 untuk tim tamu. Terbukti shoot on target lawan hanya tiga kali yang mampu diamankan Puthut.

Dimotori Andi Sandria di sayap kanan serta agresifitas bek sayap Arif Suswita & Satria Nova, lini pertahanan Madiun dipaksa berjibaku. Dua kartu kuning justru menjadi milik tuan rumah yang bermain cukup keras. Nunung kembali bermain efektif sebagai striker tunggal dengan mengkonversi satu gol dari tiga peluang di mulut gawang. Berawal dari tebasan musuh kepada Nova, tendangan bebas diambil Johan Manaji. Setpiece melengkungnya disundul mulus oleh Nunung. Meski Andi Sandria berkali-kali mendapatkan peluang emas, termasuk shoot menerpa tiangnya, namun skor tak berubah hingga akhir, 0-1 untuk kemenangan tim tamu.

Andi Sandria yang tampil cukup apik, menuturkan pertandingan itu cukup berat.

“Kita sampai di Madiun (stadion) jam dua, sejam kemudian harus siap. Ya saya pikir habiskan sekalian total” Ujar pemain lincah yang juga mempunyai spesialis lemparan ke dalam.

Sedangkan Purwanto Suwondo telihat tidak berlebihan ketika memberi evaluasi setelah pertandingan.

“Kalian boleh berbangga hari ini saja, setelahnya lupakan, kita bertemu lagi dalam latihan senin nanti”

Purwanto menambahkan puas dengan hasil ini.

“Semua pemain sudah menjalankan skema dan tugas masing-masing, kita lihat perkembangan selanjutnya”.

Mengenai laga selanjutnya, Persiba direncanakan kembali menggelar uji coba pramusim dengan sesama tim Liga 2 pada tengah pekan nanti.
“Sesuai permintaan Mas Pur, ujicoba kita masih away demi mengangkat mental” keterangan dari Media Officer , Hery Fahamsyach.

Tetap doakan, dukung yang terbaik bagi Persiba Bantul

Menaikkan Tempo

- No Comments -

Persiba berhasil mencukur UAD Orion yang berlaga di Linus dengan skor 3-0, sore tadi di SSA (6/4). Gol dicetak melalui freekick Dhani di menit ke-5. Freekick melengkungnya menghujam tajam. Selanjutnya dua assit overlap Andi Sandria dituntaskan dengan sundulan Johan Manaji dan Nunung. Sebagai striker tunggal, Nunung layak mendapat acungan jempol karena memerankan dua tugas sekaligus yakni pencetak gol dan ‘tembok’ pantulan.

Dalam laga ini diinfokan pemasukan meningkat dari laga sebelumnya, yakni Rp 8.200.000. Mari penuhi lagi SSA di laga-laga mendatang.

Info lain, pada rabu malam (5/4) seluruh aspek elemen pendukung Persiba mengadakan ‘sarasehan’ di Joglo Wirokerten. Acara tersebut dihadiri perwakilan kelompok suporter serta media pendukung Persiba. Salah satu catatan terpenting adalah rencana mengadakan launching tim yang akan segera diberitahukan segera kepada warga Bantul.

Persiba dijadwalkan akan meneruskan latihan sore sebelum berangkat ke Madiun sabtu nanti. Madiun Putra dipilih sebagai lawan di laga tandang untuk mengasah mental serta fisik pemain.

Dukung, beraksi, berkreasi dan jangan diam! mari Persibakan Bantul.

Super Telaten (Gatot Bekti)

- No Comments -

Posisi bek sayap sering dianggap posisi paling riskan. Ketika tampil apik belum tentu pemain disanjung, namun ketika membuat kesalahan akan riskan dikambinghitamkan. Gatut Bekti, salah satu pemain yang telah sepakat membela Laskar Sultan Agung sadar akan hal itu.
“Sebagai bek sayap harus memenuhi kualitas bertahan menyerang yang sama baiknya. Seperti mengemban dua tugas sekaligus” ujar pemain 23 tahun ini.

Pengalamannya yang bisa dibilang cukup matang bisa menjadi alternatif pilihan pelatih. Bersama David Armando, Gatut, bahu membahu bersaing secara positif untuk satu pos di bek sayap kanan.
“Semua pasti ingin tampil dan tentu juga harus siap siapapun yang dibutuhkan Coach”

Gatut merupakan jebolan Persik Kediri U-21. Lahir di Tangerang, dia besar di Kediri bersama tim-tim Jawa Timur. Sebut saja Persela Lamongan serta Persinga Ngawi yang sempat mencicipi jasanya. Datang di minggu kedua seleksi, nama besar Persiba lagi-lagi menjadi alasan pemain luar DIY.
“Awalnya justru lihat dari sosial media, Persiba membuka seleksi” kisahnya. Ungkapan Gatut ini cukup menggambarkan seleksi berjalan fair, siapa saja bisa membuktikan kualitas.

Gatut bersama pemain asal luar DIY lain kini menempati Mess Persiba. Tak sulit baginya menyesuaikan diri hidup di Bantul.
“Lingkungan mirip, orangnya juga ramah-ramah”
Di mata pemain lain, Gatut menjadi panutan di mess. Bukan lantaran sok tua, namun sikap religiusnya yang begitu disiplin. Sikap santunnya di luar lapangan bisa menularkan kedisiplinan di dalam lapangan.
Dengan skuad saat ini menurutnya Persiba akan mampu berbicara banyak.
“Tim lain juga buta kekuatan, setidaknya kan teman-teman di sini sudah main bareng lama”
Tak lupa Gatut menitip salam kepada pandemen serta suporter Persiba Bantul untuk selalu memadati SSA.
“Ya harapannya bisa lebih meriah lagi. pasti pemain termotivasi” pungkasnya.
Satu persatu pemain digaet Persiba, sudah tak sabar menanti setiap laga Persiba? Padati SSA, harga mati!

Step by Step

- No Comments -

Persiba Bantul menjajal laga uji coba dengan format melawan dua tim berbeda di SSA, sabtu sore (1/4). Setiap satu pertandingan berdurasi 60 menit. Tim merah Persiba yang turun di babak pertama merupakan pemain yang resmi diikat Persiba, sedangkan tim putih merupakan gabungan pemain resmi dengan pemain seleksi.

Match perdana Tim merah melawan Porak Jaya berjalan berat sebelah. Penguasaan setengah lapangan menunjukkan sistem ‘parkir bus’ pihak lawan. Hal ini menguji kembali kesabaran Lasulta membongkar sistem bermain ultra defensif. Gol pertama lahir dari sundulan Nunung. Menyambut umpang manis dari kapten, Slamet. Gol kedua tak menunggu lama, umpan datar Johan Manaji dimanfaatkan Nunung dari sudut sempit. Ini merupakan gol keenam Nunung dalam 135 menit laga uji coba terakhir. Laga perdana berakhir 2-0.

Laga kedua melawan Pleret Allstar (PA) yang mayoritas diperkuat skuad Pors Segoroyoso, menampilkan beberapa pemain seleksi. Ditopang Jeni Gilang di lini tengah dan Sarjono di sayap kiri, permainan menjadi lebih cepat. PA yang menerapkan permainan terbuka justru menjadi bumerang mereka. Umpan terobosan dari Jeni, dituntaskan Awaludin melalui dribel cantik. Sedangkan dua umpan Awaludin dimanfaatkan dua pemain seleksi, Kartiko dan Ahmad Junaidi.Skor akhir 3-0.

Coach Purwanto setelah pertandingan berujar kepada Persiba.net.
“Laga ini lebih ke melihat hasil program fisik yang diterapkan minggu lalu. Ya anak-anak semangatnya luar biasa. Untuk pemain seleksi belum ada yang cukup menonjol”
Mengenai ujicoba melawan tim selevel, dirinya mengutarakan akan mencoba laga away akhir pekan nanti ke Jawa Timur. Sebelumnya ada rencana Ngawi atau Madiun, namun besar kemungkinan Ngawi yang dipilih.
“Untuk program terdekat masih tentang pembenahan fisik, karena apapun itu basic pemain bola” imbuhnya.
Rencananya pemain Persiba akan menjalani tes Vo2 max awal pekan ini.
Info, tiket match ujicoba sore kemarin Rp 7.750.000 . Terimakasih. Selalu dukung tim kebanggaanmu ini!

Tuntaskan Penasaran (Syaiful Aris)

- No Comments -

Persiba Bantul mengalami krisis pemain depan di gelaran ISC B lalu. Bahkan pencetak gol terbanyak Persiba justru Johan yang berposisi gelandang. Putaran kedua turnamen tersebut, Persiba sempat mendatangkan dua striker sekaligus, yakni Uko Wahyu & Syaiful Aris. Nama pertama hilang, namun nama kedua masih menyimpan rasa penasaran. Efek Aris terasa di pertandingan pertama debutnya kala itu saat tandang. Aris langsung mencetak dua gol di Madiun. Daya juangnya di lapangan menjadi nilai plus.

Kini nampaknya tugas Aris di Persiba akan lebih berat, karena sosoknya yang dijadikan ujung tombak alias ‘big man’. Sebagai target man, Aris mengaku tak begitu kesulitan menyesuaikan. Berbeda dengan posisinya yang bisa dikatakan bebas bergerak di ISC lalu.

“Asal di lini depan, tugas striker mencetak gol. Semoga bisa menjawab kepercayaan” ujar pemuda kelahiran Jepara 23 tahun silam.

Aris mengawali karir di Putra Sabilan Jepara, dan melanjutkan petualangan di beberapa klub sebut saja, Persat Tempel, Sleman United, Persikaba Blora hingga Persak Kebumen. Diakuinya kembali menerima pinangan Persiba bukan hal yang sulit. Persiba dihuni pemain-pemain muda dan tentu saja kawan-kawan lawas yang tak asing baginya. Top Skor Porda pada 2014 ini optimis, dengan kekuatan yang lebih baik sekarang Persiba akan melangkah lebih jauh. Efek kedatangan pelatih baru juga membawa perbedaan.

“Dia menekankan setiap pemain mempunyai kemampuan kelebihan berbeda. Dia juga tidak membedakan antar pemain”

Kedatangan pemain depan lain seperti Nunung dan Awaludin tak jadi masalah. Atsmosfer persaingan positif justru akan membuat kualitas tim meningkat.

“Udin (Awaludin-red-) lihai saat giring, Nunung juga oke banget kok, tapi ya harus siap” katanya sembari tersenyum melirik Nunung bercanda.

Ada hal unik dari alumnus GDTC (Gendut Dony Training Camp) ini, Aris enggan begitu saja memberi jersey tiap tim yang ia bela kepada orang lain. Setiap tim yang dibela, pasti dia simpan sebagai album perjalanan karir. Salah satu jersey yang spesial adalah jersey Persiba yang dibingkainya di dinding rumah. Lantas kenapa jersey Persiba Bantul yang dibingkainya?

“Persiba Bantul ini tim besar menurut saya, bangga jadi bagian tim ini, salah satunya bisa mencetak gol-gol musim lalu” pungkasnya.

Mari kita tunggu talenta penggemar Shevchenko ini. Selamat datang kembali di keluarga Persiba Bantul ris!

Show MapHide Map