persiba.net

Website Resmi Persiba Bantul

Sejarah

Johan Absen Lawan Madiun Putra

- No Comments -

Ditengah euforia serta moral tim sedang tinggi, Lasulta kembali menghadapi cobaan internal, jelang lawatan ke Madiun, Sabtu (13/8). Gelandang serang Johan Manaji harus menepi akibat cidera pasca meraih kemengan telak 3-0 kontra Mojokerto Putra.  “Memar di paha serta di lutut, jadi untuk berlari terasa sakit,”  terang Johan via pesan singkatnya.

Selain Johan, Persiba bakal tampil minus wing back Syaful Lewnusa yang bermasalah dengan lututnya. Sayang memang, terlebih kontribusi kedua pemain ini sangat diharap pendemen Laskar Sultan Agung guna mendulang poin agar menjauh dari papan bawah klasemen ISC – B  grup 5. Apalagi tim besutan Sajuri Syahid ini tengah mengincar poin pertama di laga away.

Tim pelatih sendiri telah mengantisipasi absen-nya kedua pemain tersebut, terang M Arifin saat dihubungi persiba (dot) net. “Untuk Johan Manaji, kita siapkan Sarjono atau Jeni. Sementara di lini belakang ada pergeseran pemain. David menempati posisi Syaful, dan Nico Sinurat besok di pos bek kanan,” tambahnya. Walaupun melakoni laga tandang, target menang tetap diusung Sadam Sudarma dkk. “Tetap memakai 2 striker, kalaupun Munib Ghulam tidak fit, kita mainkan Ares dengan Uko Wahyu di depan,” pungkasnya.

 

Revans! Persiba Gulung PSMP 3-0

- No Comments -

IMG-20160809-WA0003

‘Eureka..eureka’  mungkin ini kata-kata  yang ingin diungkapkan Sajuri Syahid, usai anak asuhnya sukses menggulung tamunya PS Mojokerto Putera 3-0. Seperti halnya tatkala seorang Archimedes menemukan sebuah hukum fisika baru berabad – abad silam. Dan temuan ‘formula baru’ pelatih ber-lisensi A Nasional dalam meracik taktik, sanggup menyudahi puasa kemenangan sejak bulan Juni silam. Sukses ganda juga menaungi perjuangan Slamet Widodo dkk, selain mampu revans atas kekalahan 6-2 di putaran pertama, posisi ‘juru kunci’ grup 5 kini hijrah ke klub berjuluk Lasmojo.

Diluar dugaan, Persiba membangku cadangkan striker andalan-nya Dharmawan ‘hama’ Efendi, dengan menempatkan pemain baru Uko Wahyu berduet bareng talenta lokal Munib Ghulam. Efeknya langsung terasa lewat hadirnya sejumlah peluang emas dalam 10 menit pertama. Dan gol yang dinanti-nanti akhirnya hadir juga di menit 12. Umpan datar Erdin Pratama disambut sontekan terarah Munib Ghulam gagal ditepis M Rajiv, kiper PSMP.

Dominasi tuan rumah di Stadion Sultan Agung Bantul, Minggu (7/8) berlanjut di paruh kedua. Terlebih alur serangan PSMP yang dikreasi eks pemain Persiba, Rian Wahyu, terbaca oleh Wahudi cs. Gol kedua tim Lasulta pada menit 65 tak lepas dari ‘pace’ pemain baru Uko Wahyu. Ditengah kepungan bek lawan, striker bernomer punggung 31 ini memberikan umpan manis yang dikonversi Sadam Sudarma, 2-0 untuk Persiba. Masuknya Sarjono, Jeni Sapta serta Saiful Aris, semakin memperberat tekanan pada tim besutan Redi Suprianto. Finally, skor 3-0 ditutup via ‘free kick’ cantik Johan Manaji tepat 2 menit jelang laga usai.

Kemenangan kedua Persiba di ajang ISC seri B grup 5  amat disyukuri Sajuri Syahid. Seolah-olah ingin memberi bukti nyata dari apa yang disuarakan suporter, tentang evaluasi. “Alhamdulillah, anak-anak bermain sesuai yang kita harapkan. Bahkan kalau sedikit tenang finishingnya, mungkin bisa saja lebih dari 3 gol,” ucapnya pasca laga. Hadirnya amunisi baru juga mendapat apresiasi khusus, terlebih mampu memberi imbas positif sepanjang pertandingan. “Semoga di laga selanjutnya, kita bisa meraih poin,” pungkas Sajuri.

 

Saatnya Striker Anyar Beraksi

- No Comments -


Lupakan derby !  tatap laga berikutnya dengan semangat tinggi.

Usai takluk untuk kali kedua dari saudara muda-nya ‘Super Elja’  Slamet Widodo dkk langsung fokus menghadapi tim asal Jatim, PSMP Mojokerto, Minggu (7/8) di SSA. Modal rekrutan anyar bakal dimaksimalkan Sajuri Syahid untuk meraih kemenangan kedua sepanjang turnamen ISC seri B bergulir. Setelah resmi didaftarkan, Syaiful Aris, Uko Wahyu, David Armando dan Kukuh, sebetulnya telah melakoni debutnya di MIS Sleman Senin (1/8) namun hanya Aris serta Uko Wahyu yang mencicipi panasnya derby.

“Untuk Aris malah sudah tampil full 90 menit, dan bermain bagus meski belum mencetak gol,” imbuh asisten Persiba, M Arifin. Seretnya aliran gol demi gol yang disinyalir akibat minimnya striker murni, kini bisa jadi akan teratasi. Sisa 5 hari benar-benar dimaksimal tim pelatih untuk menentukan duet mana yang cocok untuk menjebol gawang PSMP hari Minggu nanti.

“Idealnya butuh sekali ujicoba agar kerja sama-nya makin solid, seandainya tidak ada, kita maksimal latihan ‘game’,” tambah Sajuri. Mandulnya Dharmawan ‘hama’ Efendi  telah di evaluasi tim pelatih, hingga memunculkan spekulasi Syaiful Aris dan Uko Wahyu bakalan jadi ‘starter’ melawan tim yang di putaran pertama menang telak 6-2 atas Persiba. “Soal siapa duet strikernya, belum bisa saya sebutkan terpenting semua pemain bisa mempersembahkan kemenangan, itu saja,” tegas M Arifin.

Taklukkan Derby di Kandang Lawan

Persiba Bantul akhirnya harus menerima keputusan PT GTS yang memastikan laga kandang Persiba saat derby melawan PSS Sleman justru harus dilaksanakan di Maguwoharjo International Stadium (MIS). Rencananya senin sore ini (1/08) Persiba melawat ke Sleman dengan status laga kandang dalam lanjutan ISC B. Misi dalam Derby Istimewa kali ini terlihat sulit, namun tak ada yang tak mungkin. Hal itu yang diungkapkan beberapa pemain Persiba saat ditemui Persiba.net.

“Di pertandingan pertama kami harus kalah karena kesalahan kami sendiri, bahkan di babak kedua Persiba bermain lebih baik. Asal bermain seperti match pertama di Sleman, justru Sleman yang harus berhati-hati” ujar Dhani, bek tengah. Dalam laga pertama, Persiba nyaris mendapat poin melalui tendangan bebas spektakuler Johan sebelum kecolongan di ment akhir.

Langkah menambal kekurangan di beberapa pos pun telah terealisasi dengan resmi mengkontrak tiga pemain baru. David Armando (bek kanan), Aris (striker) & Uko Wahyu (striker). Dengan mendatangkan tiga darah muda, rataan usia pemain Persiba di Turnamen kali ini menjadi 23 tahun sekian.

 

“ Kami malah semakin percaya diri dengan kekuatan lokal kami. Tidak ada yang berat ketika harus membela tanah kelahiran” imbuh Idrus Wahudi, gelandang pengangkut air asli Bantul. Johan Manaji yang dalam dua tahun sempat menjadi incaran PSS, juga tak mau kecolongan di laga yang penuh gengsi.

“Kecewa pasti karena kita kehilangan kesempatan bermain di kandang, tapi tak ada gunanya berlarut. Saya atas nama pemain , tetap mengajak suporter untuk datang. Pemain dan suporter bisa bareng tampil all out”

Persiba Bantul berada di posisi paling buncit untuk pertama kali sepanjang sejarah Turnamen. Meski Turnamen kali ini tidak resmi, Persiba berusaha tetap menjaga nama baik di laga Derby Istimewa. Persiba.net mengajak pandemen untuk tetap mendukung Persiba dengan mendukung Lasulta di MIS nanti sore.

Persiba Raih Hasil Positif Dalam Laga Ujicoba

- No Comments -

Derby Jogja jilid 2  antara tuan tumah Persiba Bantul versus PSS Sleman tinggal 4 hari.  Bagi tim berjuluk Laskar Sultan Agung, kemenangan tentu menjadi target utama. Selain untuk mengangkat posisi dari dasar klasemen, tentu harga diri dan moral tim akan ikut terkatrol.

Sempat ditahan imbang 1-1 melawan tim lokal Gama Jogja, Sabtu (23/7)  di stadion dwi windu, Dharmawan Efendi dkk langsung menuai kritikan tajam di media sosial. “Wajar saja, karena kita menurunkan 4 pemain seleksi (Uko Wahyu, Rangga, Aris dan kiper Ivan),” ujar M Iksan, asisten pelatih Persiba.

Namun Senin (25/7) hasil positif diraih klub yang bermarkas di SSA ini. Melawan tim Liga Nusantara asal Gunung Kidul, Ps Rajawali Semanu, Persiba menang 3-1. Tiga gol tersebut disumbangkan gelandang Esa, David Armando serta pemain seleksi Aris. Sedang gol tuan rumah Rajawali dicetak mantan pemain Persiba, Riyanto.

“Dari 2 kali ujicoba, tim pelatih sudah mendapat gambaran komposisi pemain yang kita proyeksikan di posisi krusial (penyerang dan lini pertahanan),” terang asisten pelatih Persiba, M Arifin. “Bahkan kita sudah mencoba strategi baru  untuk derby nanti, tinggal mematangkan kerjasama tim agar lebih padu,” tambahnya. Menilik pemain seleksi yang digadang-gadang menambah kekuatan Lasulta di putaran kedua ISC seri B, M Arifin tak ragu memilih Uko Wahyu maupun Aris. Keduanya dinilai mampu menutup kelemahan Persiba selama putaran pertama kemarin.

Tags:

Persiba Gagal Atasi PSBI Blitar

- No Comments -

Menyandang status tuan rumah saja tampaknya belum cukup bagi tim berjuluk Lasulta untuk mengakhiri puasa kemenangan di ajang ISC seri B. Meski mendominasi permainan di babak kedua, gawang PSBI yang dikawal Setyo Nugroho tak juga bobol oleh gempuran Dharmawan Effendi cs. Alhasil, laga penutup putaran pertama grup 5 di Stadion Sultan Agung Bantul, Sabtu (16/7) sore berkesudahan 0-0.

Absen-nya salah satu pilar lini tengah tuan rumah, Sadam Sudarma, tampaknya berpengaruh dalam membongkar pertahanan PSBI Blitar yang dihuni Taufik Angga dkk. Hanya bertumpu pada Johan Manaji, suplai bola matang jarang ditemui duet Dharmawan-Ghulam.

Memasuki interval kedua, Persiba tampil lebih dominan. Masuknya super-sub Sarjono menambah tekanan ke pertahanan tim berjuluk ‘Singo Lodro’. Di menit 53, free kick Dhani harus susah payah ditepis penjaga gawang PSBI. Selang 5 menit giliran ‘Hama’ yang nyaris membobol jala Setyo Nugroho. Peluang terakhir didapat Sarjono mendekati waktu normal usai, namun sepakan ‘first time’ nya hanya tipis diatas mistar gawang.

Asisten pelatih Persiba Bantul, M Arifin, saat jumpa pers mengakui hasil imbang sudah maksimal, meski manajemen menargetkan 3 poin. “Cideranya beberapa pemain dan fisik yang belum prima masih menjadi kendala (untuk menang) ,” sebutnya ketika ditanya awak media. Belum adanya tambahan striker ‘jadi’ sebagai peneman Dharmawan di lini depan, dinilai sebagai salah satu faktor  sulitnya mendulang kemenangan. Tambahan 1 poin sore tadi belum mampu mengerek Persiba dari dasar klasemen grup 5  ISC seri B tahun 2016.

‘Kejar Setoran’ Lawan PSBI Blitar

- 1 Comment -

Hasil buruk yang diraih tim kebanggaan warga Bantul pada putaran pertama ISC seri B 2016,  mau tak mau membuat Slamet Widodo dkk harus meraih kemenangan saat menjamu PSBI Blitar, Sabtu (16/7) di Stadion Sultan Agung Bantul. Jika sampai gagal, bisa dipastikan posisi mantan kampiun DU 2011 ini makin betah di dasar klasemen grup 5.

Berbagai persiapan telah dilakoni Persiba Bantul di sela libur kompetisi. Dari mendatangkan pemain seleksi, program peningkatan fisik pemain serta rangkaian laga ujicoba. Hasilnya, pelatih Sajuri Syahid optimis anak asuhnya akan lebih baik ketimbang saat putaran pertama kemarin. “Setidaknya komunikasi antar pemain makin padu dan stamina makin meningkat,” jelasnya.  Meskipun belum mampu menambah amunisi baru, dirinya yakin skill dan pengalaman Johan Manaji cs semakin berkembang.

Menjamu klub berjuluk ‘Singo Lodro’  Sabtu (16/7) sore, Persiba bakal tampil tanpa gelandang bertahan Idrus Wahudi karena akumulasi kartu. Sementara PSBI Blitar yang kini dibesut eks pemain timnas era tahun 2000 Purwanto Suwondo, tetap mengandalkan Kacung Khoiril Munif  sebagai ‘goal getter’. Di lini pertahanan, Taufik Angga serta Wawan Triyono siap meladeni agresifitas Dharmawan ‘hama’ Efendi. “Target kita tentu menang karena sudah lama puasa kemenangan, mohon doa dan dukungannya semoga  bisa terkabulkan,” pungkasnya.

Persiba Bantul Kalahkan Thw Salakan di Laga Amal

- 1 Comment -

IMG_9104

THW Salakan menjadi tim pertama yang menjadi kawan ujicoba Persiba Bantul di Bulan Ramadhan tahun ini. Bertanding di Stadion Dwi Windu yang sekarang berwajah baru, stadion yang kini mempunyai tribun untuk penonton. Di laga ini Punggawa Laskar Sultan Agung berhasil menang 4 : 2 atas Thw Salakan. Thw Salakan sendiri diperkuat 3 eks Persiba Bantul seperti Riyanto, Ariesoma dan Roberto Kwateh. Laga kemarin sore bisa dikatakan pertandingan tim dengan squad muda (Persiba Bantul) melawan tim squad berumur (Thw Salakan). Karena fakta di lapangan Persiba Bantul diisi oleh pemain muda dan Thw Salakan didominasi pemain yang sudah berumur seperti Roberto Kwateh dan Ariesoma.

Menggebrak sejak awal pertandingan lewat sisi kanan yang saat pertandingan kemarin tim pelatih langsung menurunkan pemain seleksi David Armando sebagai bek sayap kanan. ‘Benar di pertandingan ini saya langsung menurunkan David dan seorang kiper yang juga dalam tahap seleksi sejak awal guna melihat kemampuan meraka’, kata Sajuri Syahid. Johan M menyumbang 3 gol dan Sarjono 1 gol dalam pertandingan bertajuk laga amal kemarin sore. ‘Saya puas dengan permainan anak-anak walaupun masih banyak yang perlu dibenahi’, imbuh Sajuri Syahid. Untuk laga selanjutnya yaitu Safari Ramadhan di Lapangan Sorobayan Persiba Bantul akan dijamu BMW Wonorejo besok Selasa, 21 Juni 2016.

Menanti Aksi 4 Pemain Seleksi

- 1 Comment -

Masa jeda turnamen ISC (seri B) benar-benar di manfaatkan  pelatih Sajuri Syahid untuk membenahi tim besutannya. Selain  meng-up grade kekuatan fisik  Slamet Widodo dkk dengan fitnes rutin, tim berjuluk Lasulta juga mendatangan 4 peman seleksi. Hal ini sesuai keinginan Sajuri Syahid agar Persiba bisa bangkit di puatarn kedua nantinya. “Jelas kita butuh tambahan striker serta wing back, tapi untuk kiper tidak begitu mendesak,” ungkapnya beberapa waktu lalu seusai evaluasi tim.

Manajemen pun tidak menutup mata, terbukti dengan hadirnya 4 pemain seleksi sejak seminggu lalu. Mereka antara lain, Uko Wahyu, Kukuh Adi Prasetyo, David Armando serta Ivan Febriyanto. Uko Wahyu selain berposisi striker bisa juga diplot sebagai penyerang sayap kiri karena mempunyai kelebihan di kaki kirinya. Untuk Kukuh Adi P, murni sebagai penyerang. Selanjutnya David Armando (eks PSIM ) yang beroperasi di wing back. Terakhir Ivan Febriyanto, pemain seleksi di pos penjaga gawang.

Minggu (19/6) sore, kemampuan 4 pemain seleksi tersebut bakal di ujicoba Sajuri Syahid di Stadion Dwi Windu melawan tim lokal THW Salakan. Selanjutnya, mereka akan di ikut sertakan dalam Road show Ramadhan Persiba Bantul.

Maturnuwun Nopendi

- No Comments -

13457722_284929728520330_757408854_n

Keputusan Nopendi

Warga Bantul tentu sudah tidak asing dengan pemain asli Bantul ini. Bersama Agus Marwanto, Slamet Widodo & Johan Manaji, mereka berempat termasuk skuad lokal yang konsisten bertahan di generasi emas. Dia adalah Nopendi, pemain inti di skuad Persiba Bantul hingga tahun 2013 sebelum dipinang Persepam Madura United kala itu. Bek sayap kanan berusia 29 tahun ini memberikan pernyataan mengejutkan menjawab beberapa pertanyaan pandemen dan suporter Persiba.

NP sempat terlibat dalam skuad Persiba jelang kompetisi Divisi Utama 2015 silam. Namanya ikut terdaftar meskipun akhirnya kompetisi lagi-lagi dihentikan. Memasuki tahun 2016, namanya banyak dipertanyakan karena tidak disertakan dalam daftar pemain dalam Turnamen bertajuk ISC B. Sebelumnya beberapa media cetak memberitakan tentang cidera berkepanjangan yang didapatnya sejak dua musim belakangan.

Nopendi mengklarifikasi kebenaran mengenai cidera tersebut kepada tim Persiba.net . “Sebenarnya sejak terakhir bergabung dengan tim masih terasa sakit, namun rasa tidak ingin meninggalkan sepakbola selalu ada” . Kini Nopendi pun harus berlapang dada, begitu pula pendukung yang sangat akrab dengan penampilan lugasnya.

“Saya memilih tidak meneruskan karir di sini (sepakbola), berhenti sekarang dan besok akan sama saja. Terimakasih untuk kawan-kawan yang selama ini mendukung karir saya, khususnya Persiba Bantul” Begitu kalimat dari pemuda 29 tahun ini.  Nopendi juga berujar akan selalu mengikuti perkembangan Persiba Bantul.

“Kalau ada waktu , menyempatkan hadir di pertandingan” imbuhnya dengan perangai ‘sumeh’ . Prestasi tertinggi Nopendi adalah menjadi juara Divisi Utama 2010/11 serta memiliki tujuh caps bersama Timnas Indonesia. Peringkat ketiga di Piala Kemerdekaan akhir tahun lalu menjadi kontribusi terakhir untuk Laskar Sultan Agung.

 

Terimakasih Nopendi5 untuk pengabdianmu.

Show MapHide Map